Friday, January 13, 2017

ANUGERAH SEGALA BERKAT ROHANI (3)



"Terpujilah Allah dan Bapa Tuhan kita Yesus Kristus yang dalam Kristus telah mengaruniakan kepada kita segala berkat rohani di dalam sorga”. (Efesus 1:3)

Mendapatkan Berkat Rohani

Orang Kristen patut memuji Allah atas segala berkat yang telah di berikan, khususnya berkat rohani. Berkat-berkat rohani ( Ef 1:3) adalah semua karunia yang dijanjikan oleh Allah kepada manusia melalui Kristus (Kis 3:25) dan karunia-karunia Kristus kepada para murid-Nya (Mrk 14:22; Luk 24:50).
Perjanjian Lama, berkat (Ibr: berakha) sering dihubungkan dengan karunia benda, biasanya berupa materi (Ul 11:26; Ams 10:22; 28:20; Yes 19:24) dan bertolak belakang atau dipertentangkan dengan kutukan (Kej 27:12; Ul 11:26-28; 23:5; 28:2; 33:23). Orang yang taat dan setia kepada ALLAH akan di berkati dan sebaliknya orang yang memberontak kepada ALLAH akan mendapatkan kutuk.
Perjanjian Batu, berkat (Yun: eulogia) dipakai dalam maksud yang lebih rohani dan seringkali berkaitan dengan maksud tindakkan (Yak 3:10). Berkat Rohani sebagai karunia rohani yg didatangkan oleh Firman ALLAH atau Injil (Rom 15:29; Ef 1:3) dan karunia material pada umumnya (Ibr 6:7; 12:17; 2Kor 9:5).
Berkat adalah karunia Tuhan yg membawa kebaikan dalam hidup manusia. Lebih kusus berkat rohani yang ada dalam sorga, yaitu Firman ALLAH, Tuhan Yesus dan Roh Kudus. Banyak orang tidak menyadari betapa penting berkat rohani yang telah di karuniakan kepada manusia, karena manusia seringkali lebih mementingkan berkat yang bersifat materi, seperti harta dan kemewahan hidup.
Manusia terdiri dari tubuh, jiwa dan roh, sayangnya dalam hidup sehari-hari hanya pemenuhan kebutuhan tubuh / jasmani saja yang menjadi perhatian. Manusia dalam kecemasannya, bekerja siang malam hanya supaya dapat makan, minum dan apa yang dapat mereka pakai, sedangkan hal-hal yang demikian telah ALLAH Bapa sediakan (Mat 6:25- 34).
Sebagian orang yang telah merasa berkecukupan, akan lebih memusingkan pemenuhan kebutuhan jiwa, yaitu semua yang berkaitan dengan pikiran , perasaan dan kehendak pribadi. Mereka mengejar pendidikan terbaik sekalipun harus membayar mahal untuk itu, mereka menjaga perasaan tetap baik dengan mencari hiburan dan rekreasi. Mereka juga terus mengejar kehendaknya tetap terjaga, dengan upaya keras mengejar cita-cita, harapan dan keinginan yang terpendam, sedangkan semuanya itu telah terjamin bagi orang yang mengasihi Tuhan. (Mzm 37:7; Yer 9:11; Amz 23:18).
Semua nya itu tidak salah karena manusia memang harus bekerja keras untuk kehidupannya dan ini sebagai hasil dari dosa oleh karena ketidaktaatan manusia (Kej 3:19). Tetapi kalau kita mau menaruh prioritas yang benar yaitu mendahulukan pemenuhan kebutuhan rohani maka kita akan mendapat berkat dan menghindarkan diri dari bencana / kutuk (Mat 6:33; 19:29;  Maz 37:4).  Jika kita menganggap yang rohani lebih penting maka kita akan lebih serius lagi dalam membaca Firman Tuhan yang memberikan tuntunan kehidupan (Maz 119:105; 2Pet 1:19). Kalau yang rohani menjadi fokus hidup kita akan giat mencari Tuhan Yesus dan bersedia untuk melayani – NYA. Kita akan tekun dalam doa dan ucapan syukur karena nama Yesus yang penuh kuasa itu. (Mrk 6:14; Fil 4:6; Kol 4:2; 1Tim2:1). Jika rohani menjadi fokus hidup maka kita akan peka dengan ROH KUDUS yang menyertai, menolong di saat kita bermasalah dan menghibur disaat kita berduka. (Yoh 14:26; 16:13).
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 20  Nofember 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Marilah kita tetapkan prioritas hidup dengan benar, mulailah dari yang rohani ke jiwa dan kemudian baru yang jasmani. Biarkan Tuhan yang utama dan selebihnya ada bonus kehidupan.

Winner Voice
Menetapan prioritas dengan benar akan membuat hidup menjadi efektif

Pengakuan Iman
Terima kasih Tuhan Yesus dan terpujilah nama-Mu karena Kau telah mengaruniakan  segala berkat rohani yang di dalam sorga bagiku. Amin.

No comments:

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...