Wednesday, May 20, 2015

SERUPA DENGAN KRISTUS (3)



Tetapi Roh dengan tegas mengatakan bahwa di waktu-waktu kemudian, ada orang yang akan murtad lalu mengikuti roh-roh penyesat dan ajaran setan-setan. (1Timotius 4:1)

Jangan Murtad

Pada akhir jaman ini sudah dinyatakan oleh ROH KUDUS akan ada orang yang murtad, menjauh dari TUHAN YESUS melanggar kebenaran Firman Tuhan yang selanjutnya semakin hari lebih serupa dengan dunia ini. (2Tes  2:3; Yud 3-4). Memang pada akhir jaman ini akan datang keadaan yang sukar dan semakin buruk menjelang hari akhir ini (2Tim 3:1; 2Pet 3:3; 1Yoh 2:18; Yud 17-18). Keadaan sukar pada hari – hari akhir ini ditunjukkan dengan bertambahnya kejahatan, runtuhnya moralitas manusia, dan semakin banyaknya orang Kristen palsu dan gereja – gereja palsu yang menentang kebenaran Firman (Mat 24;11-12). Keadaan ini akan membuat hidup orang Kristen sejati yang setia kepada TUHAN bertambah sulit dan berat.
Sekalipun keadaan sukar, peringatan kepada setiap orang Kristen, hamba Tuhan dan gereja secara umum untuk tetap beriman kepada Kristus dan tidak menjadi murtad. Keselamatan sepenuhnya dalam Kristus dan pencurahan Roh Kudus, hal ini hanya tersedia bagi mereka yang setia, yang berpegang teguh kepada iman kepada TUHAN YESUS KRISTUS. (Kis 4:33; Rm 5:20; Yud 3).
Pada akhir jaman ini orang Kristen juga harus lebih waspada terhadap setiap pengajaran. Di dalam gereja akan ada pula para pendeta dengan karunia yang luar biasa, melakukan banyak mujizat serta memberitakan Firman dengan efektif, tetapi kemudian mereka akan murtad dan dengan cepat berbalik mengikuti roh penyesat dan ajaran palsu. Para pendeta yang murtad akan memutarbalikkan isi Alkitab. Dengan melihat kehidupan para pendeta yang murtad maka akan banyak orang yang mengikuti dan menjadi murtad pula. Beberapa orang percaya menjadi murtad karena memang mereka gagal mengasihi kebenaran (2Tes 2:10) dan gagal mempertahankan diri untuk tidak mengikuti kecenderungan untuk berdosa (Mat 24:5; 10-12).
Akhir jaman juga ditunjukkan dengan ajaran yang tidak Alkitabiah, tetapi pengajaran ini justru di sukai dan populer karena roh jahat ikut bekerja di dalam nya sehingga terkesan spektakuler. Memang menjelang kedatangan TUHAN YESUS yang kedua kali akan di dahului oleh peningkatan satanisme, spiritisme, okultisme, kerasukkan setan, dan penipuan setan dalam dunia “magic” (Ef 6:11-12).
Orang Kristen sejati tidak akan mudah di hanyutkan oleh pengajaran yang di luar Alkitab. Orang Kristen sejati akan setia mutlak setia kepada TUHAN YESUS dan kebenaran Alkitab. Orang Kristen sejati akan memiliki kesadaran yang disertai kerinduan yang sungguh dalam untuk melakukan kehendak Allah (Yoh 7:17), mereka akan hidup dalam kebenaran dan takut akan Allah (Mzm 25:4-5, 12-15). Dalam hal di atas maka orang percaya dalam terjaga dari hal-hal yang membuat mereka kuat iman dan tidak menjadi murtad.
Pada akhir jaman ini jangan kita berfikir karena banyak orang yang menjadi murtad, lalu Allah akan berdiam diri membiarkan orang percaya berjuan sendiri. Sekali-kali tidak, karena Allah senantiasa akan tetap menolong setiap orang Kristen sejati dalam perjuangan iman. Pada Akhir jaman juga akan ada kebangunan rohani dimana orang percaya akan melihat banyak juga yang mengalami pertobatan. Allah tetap bekerja dan menyelamatkan semua orang yang berseru kepada nama TUHAN YESUS KRISTUS dan memisahkan (menguduskan) mereka dari angkatan yang rusak ini dan mencurahkan ROH KUDUS-NYA. (Kis 2:16-21, 33, 38-40; 3:19).
Tuhan Yesus memberkati.


Pesan Pastoral : 17 Mei  2015
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Orang Kristen sejati akan benar-benar mendalami Alkitab sehingga tidak mungkin di sesatkan. Karena betapa indah bila kita mau membaca Alkitab setiap hari, dan bila ada yang tidak dipahami segera bertanya kepada hamba Tuhan, lebih baik lagi bila mau mengikuti pejaran Alkitab melalui pemuridan. God Bless You

Winner Voice
Orang Kristen sejati tidak pernah membelangai TUHAN YESUS dan mengikuti sistem Dunia.

SERUPA DENGAN KRISTUS (2)




Dan karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar” (2 Korintus 3:18b).

Kemuliaan Yang Lebih Besar

Alasan kita diciptakan agar menjadi serupa dengan Kristus, baik dalam kekudusan, sikap dan karakter. Demikianlah tujuan hidup kita harus selaras dengan tujuan yang telah Allah tetapkan bila sebaliknya maka hal ini berarti sebuah pemberontakan rohani. Tetapi bila kehidupan kita selaras dengan tujuan Kristus maka ada kemuliaan yang lebih besar yang dapat kita rasakan.
Hanya orang percaya yang memiliki ROH KUDUS yang dapat mencapai kemulian semacam ini yaitu,  pada waktu Roh Kudus bekerja di dalam diri kita maka kita menjadi makin serupa dengan Kristus serta memantulkan kemuliaan Tuhan lebih lagi. (2 Kor 3:18b). Adalah tugas Roh Kudus untuk menghasilkan keserupaan dengan Kristus di dalam diri kita.
Rasul Paulus mengajarkan kita tentang tanggungjawab pribadi agar menjadi serupa dengan Kristus, yaitu :
1.      Kita harus melepaskan cara hidup lama. (Ef 4:22)
2.      Kita harus mengubah cara berpikir. (Ef 4:23) dan
3.      Kita harus memiliki karakter Kristus. (Ef 4:24)
Menjadi serupa dengan Kristus bukan perkara mudah, diperlukan proses yang panjang dan terkadang sangat pelan, tetapi bila kita tekun maka dengan Firman Tuhan dan keadaan hidup kita akan mengarah kepada keserupaan itu.  Allah sangat menghargai proses dan lebih menghargai hasilnya dalam bentuk yang rohani daripada yang jasmani ( Ef 4:13)
Proses pembentukan untuk menjadi serupa Kristus terkadang sangat menyakitkan dan tidak jarang orang harus melewati krisis kehidupan. Dalam krisis hidup kita akan memiliki pilihan, apakah tetap mengikuti cara Kristus atau cara duniawi?  Bila kita mau taat dan tetap bekerja dengan cara-cara kebenaran maka hal ini akan membentuk hidup kita semakin serupa dengan Kristus, dan di saat itulah kita menyadari peran Allah yang membuat segalanya indah pada waktunya (Rm 8:28).  
Tuhan mengijinkan kita mengalami penderitaan dan kekecewaan sebab Ia ingin kita mengalami perubahan.  Setiap kekecewaan yang Tuhan ijinkan terjadi dalam hidup kita akan membawa kita pada sebuah posisi yang mana kita menyadari hanya Tuhanlah yang sanggup membahagiakan hidup kita, dan pada akhirnya kita akan melihat kebaikan Tuhan dan keindahan hidup.
Bila kita terus bertahan dalam ketaatan untuk serupa dengan Allah, maka Hidup kita akan menjadi berkat yang membawa pengaruh besar bagi lingkungan di sekitar. Keserupakan kita dengan Kristus kan membuat keluarga, lingkungan,  kota dan bangsa kita akan bisa melihat kemulian Allah melalui hidup kita. Kemuliaan yang lebih besar lagi akan dinyatakan secara terus menerus hidup kita telah semakin menjadi serupa seperti Kristus !
Tuhan Yesus Memberkati.

Pesan Pastoral : 11 Mei  2015
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Marilah kita berupaya lebih keras untuk serupa dengan Kristus dalam berperilaku maupun bertuturkata, sehingga kita mendapatkan kemuliaa yang lebih besar dan memberikan pengaruh yang positif terhadap keluarga, lingkungan dan masyakat pada umumnya.

Winner Voice
Keserupakan dengan Kristus terjadi karena peran ROH KUDUS

SERUPA DENGAN KRISTUS (1)



Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara (Roma 8:29).

Dipilih Dan Ditentukan Untuk Serupa Kristus

Allah Maha Tahu maka dalam kekekalan Beliau telah mengetahui dan bermaksud untuk mengasihi serta menebus dosa manusia melalui pengorbanan Tuhan Yesus Kristus. Tetapi Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus akan mendapatkan pemeliharaan agar tercapai kehidupan kekal dalam Sorga Mulia (Rom 5:8; Yoh 3:16).
“Allah sejak semula” artinya bahwa Allah memang telah memilih dari sejak kekekalan, juga berarti bahwa Allah sejak semula memang telah mengasihi dan memberikan perhatian penuh kepada kita (Kel 2:25; Maz 1:6; Hos 13:5; Mat 7:23; 1Kor 8:3; Gal 4:9; 1Yoh 3:1). Dalam hal ini Allah memang mengasihi Gereja-Nya yang merupakan tubuh Kristus  (Ef 1:4; 2:4; 1Yoh 4:19). Allah juga mengasihi kita sebagai individu-Individu yang bersatu dalam satu tubuh Kristus (Yoh 15:1-6). Demikianlah maka hanya yang tetap memegang iman percaya kepada Kristus dan yang tidak memisahkan diri akan terpelihara hidupnya (Kol 1:21-23).
Adapun alasan mengapa Allah memilih kita adalah supaya kita menjadi serupa dengan Kristus. Keserupakaan dengan Kristus berarti harus mempersembahkan tubuh kita, sebagai persembahan yang hidup, kudus dan berkenan kepada ALLAH (Rom 12:1-2). Dalam hal ini maka Orang Kristen harus berkeinginan kuat terhadap pelayanan yang menyenangkan hati Allah, dengan menunjukkan kasih, pengabdian, pujian, dan kekudusan.  Hal di atas menuntut keinginan kuat untuk memisahkan diri dari keduniawian dan makin mendekati Allah.  
Serupa dengan Kristus berarti harus hidup bagi Allah, menyembah Beliau dan menaati perintah - Nya. Kita harus berani menentang dosa dan menolak kejahatan.  Kita harus melakukan pekerjaan yang baik dengan meneladani Kristus, yaitu segala yang dikerjakan-Nya dan melayani Beliau sesuai dengan pimpinan ROH KUDUS. Hendaknya kita memberikan yang terbaik, yaitu ketika  mempersembahkan tubuh ini kepada Allah yang sudah mati terhadap dosa dan hidup sebagai rumah Allah yang layak (1Kor 6:15,19).
Ada Empat hal yang dapat dikerjakan agar menjadi serupa dengan Kristus, yaitu;
1.      Memiliki kesadaran bahwa system dunia ini jahat (Kis 2:40; Gal 1:4) sehingga kita tidak akan mengikutinya,  karena semua itu merupakan bagian dari rencana sijahat atau iblis (Yoh 12:31).
2.      Memiliki sikap tegas untuk menolak cara-cara duniawi dan sebaliknya mengikuti standar kebenaran sesuai dengan Alkitab. Kita juga harus berani untuk tetap memberitakan kebenaran itu kepada semua pihak. (1Kor 1:17-24)
3.      Memiiki sikap yang mengasihi kebenaran dan membenci kejahatan (1Yoh 2:15-17). Sekalipun dalam gereja kita harus waspada, sehingga dapat menolak hal-hal yang popular sebagai keduniawian, seperti keserakahan, mementingkan diri sendiri, pemikiran humanistic yang mengesampingkan Tuhan. Kita harus menolak siasat politik yang jahat. Menghilangkan sikap iri hati, kebencian, dendam, kecemaran, kata-kata kotor, ketidaksopanan, kedursilaan, narkotika, kemabukan, dan okultisme.
4.      Memiliki cara berfikir Kristus (1Kor 2:16; Flp 2:5). Cara terbaik adalah dengan merenungkan Alkitab (Mzm 119:11, 148; Yoh 8:31-32; 15:7). Kita harus memiliki cita-cita dan harapan yang sesuai dengan kebenaran Firman Allah, memiliki nilai kekekalan, kudus dan berkenan kepada ALLAH.
Tuhan Yesus memberkati.


Pesan Pastoral : 3 Mei  2015
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Allah memilih kita dari semula agar kita menjadi serupa dengan KRISTUS karena ini model dari anak yang dikasihi dan berkenan kepada Allah. Marilah kita menjadi serupa dengan Kristus.

Winner Voice
Seorang anak punya kemiripan dengan orang tuanya, demikian pula kita harus mirip dengan Bapa di Sorga.

ANAK YANG TAAT (4)




Tetapi Petrus dan rasul-rasul itu menjawab, katanya: "Kita harus lebih taat kepada Allah dari pada kepada manusia. (Kisah Para Rasul 5:29)

Lebih Taat Kepada TUHAN Dari Pada Siapapun.

Setiap masa baik itu dalam Perjanjian Lama maupun dalam Perjanjian Baru selalu ada orang yang luar biasa memiliki ketaatan yang mutlak kepada ALLAH. Apapun resiko yang di hadapi oleh orang tersebut mereka selalu memilih untuk tetap taat hanya kepada ALLAH. Kita mengenal tokoh Sadrakh, Mesakh dan Abednego yang tetap tidak mau menyembah patung Nebukadnesar sekalipun beresiko kematian dalam perapian yang menyala (Dan 3:16-18). Pada peristiwa tersebut ketiga tokoh iman ini lepas dari kematian oleh pertolongan Tuhan (Dan 3).
Pada masa Perjanjian Baru hingga saat ini banyak juga orang yang tetap taat kepada ALLAH dan terlepas dari bahaya kematian yang mengancam. Tetapi yang perlu di ketahui juga, ada banyak tokoh iman Perjanjian Baru yang harus mati dengan cara yang tidak layak karena ketaatannya kepada Tuhan Yesus Kristus. Sebagai orang Kristen kita harus mempersiapkan pikiran yang demikian sehingga bila muncul masa sukar, kita tetap akan menjaga iman untuk senantiasa taat kepada ALLAH (1Pet 4:1). Prinsip Rohani ini penting yaitu bahwa dalam kehidupan orang Kristen mentaati Allah adalah mutlak sekalipun  hal ini berarti penderitaan, ejekan, atau penolakan. Semua akan lebih memperkuat kita secara rohani dan moral tentu saja akan menerima kasih karunia yang lebih besar Allah (1Pet 4:14).
Dasar pertimbangan dan pikiran adalah “Apa yang menjadi perkenan Tuhan saja ?” demikianlah kita lakukan dan kita katakan. Sekalipun menurut kebanyakan orang itu suatu yang bijaksana, aman, menyenangkan dan di sukai oleh orang, tetapi bila bukan perkenan Tuhan maka harus  di buang jauh (Gal 1:10).
Anak yang taat senantiasa akan mencari perkenan Tuhan. Sungguh tidaklah mungkin menjadi orang Kristen sejati bila hanya mencari perkenan manusia saja dan menapikkan perkenan ALLAH (Ef 6:6; 1Kor 4:3-6). Bahkan pada masa sekarang ini banyak pemberitaan Firman yang hanya mencoba menyenangkan hati jemaat sekalipun itu dengan mengurani kebenaran (1Kor 4:3-6; 1Tes 2:4). Anak Allah harus memiliki ketaatan yang bertujuan untuk menyenangkan hati Allah saja, sekalipun itu berarti tidak menyenangkan beberapa orang tertentu (Kis 5: 29; Ef 6:6; Kol 3:22). Disayangkan juga saat ini banyak ibadah yang di buat dengan hanya untuk menyenangkan hati orang, sehingga menyingkirkan doktrin yang kebenaran. Di susun tidak ubahnya seperti “show” / pagelaran music rock, sedangkan ibadah seharusnya dilakukan dengan ketertiban (2Tim 1:7).
Anak Allah yang taat akan hidup dengan tertib dan memuliakan nama Allah (Kol 2:5). Dalam hal ini bila kita melihat hidup saudara kita tidak tertib adalah baik bila kita juga memberikan peringatan dengan kasih tanpa hendak menjatuhkan perasaan (1Tes 5:14; 2Tes 3:11; Tit 1:10).
Betapa penting untuk menjadi seorang anak yang taat, karena demikian Allah berkenan. Seluruh aspek kehidupan akan sangat dipengaruhi bagaimana kita menjadi taat secara mutlak kepada ALLAH, menjelang kehadiran Tuhan Yesus kedua kali maka ketaatan menjadi faktor yang utama. Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 26 April  2015
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Ketaatan dalam Tuhan tidak dapat di tawar dengan apapun saja di dunia ini, karena semua harus mengejar perkenan Beliau saja. Kiranya Roh Kudus menolong kita.

Winner Voice
Sukses hidup merupakan hasil ketaatan kepada Tuhan sehingga hidup tertib di dunia ini.

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...