Monday, March 3, 2014

TINDAKAN ROHANI MENGAKsTIFKAN JANJI ALLAH



Lukas 7:37-38

Ada kisah menarik yang dapat menjadi pelajaran bagi kita, yaitu di saat bangsa Israel mengalami kekacauan hebat. Selama 40 tahun orang Filistin telah merajalela di tanah kanaan. Alkitab mencatat daerah-daerah kekalahan yang dialami oleh bangsa Israel (1Samuel 4:2) dan hal ini karena secara alami sebenarnya bangsa Israel tidak memiliki kekuatan yang cukup untuk mengalahkan keganasan bangsa Filistin (1 Samuel 4:10-11).  Pelajaran kedua, yang kita dapatkan adalah bahwa Allah berkehendak memutarbalikkan keadaan ini, bukan melalui keperkasaan dan kekuatan tetapi melalui kasih karunia, yaitu kekuatan Allah yang hanya bisa diperoleh melalui tindakan rohani. Pelajaran ketiga, bahwa di saat tindakan rohani dikerjakan dengan benar karena mengasihi TUHAN, maka Allah turut campur tangan dalam kehidupan orang percaya. (Rm 8:28) Demikianlah bangsa Israel kembali melakukan tindakan rohani (ibadah yang benar) yang mengaktifkan janji Allah kembali dan menampilkan kekuasaan rohani sebagai umat yang dipilih Allah untuk meraih kebebasan dari bangsa Filistin.
Ketika iblis membelenggu orang percaya, kita harus bertobat dan menjadi sadar telah mengabaikan kuasa rohani. Maka suatu tindakan rohani harus dilakukan untuk mengaktifkan kembali kuasa Rohani ini yaitu yang memberikan kekuatan berupa otoritas untuk menghentikan kuasa iblis bekerja lebih lanjut.
Orang percaya harus memahami bahwa kuasa Allah bekerja disaat orang percaya melakukan tindakan rohani seperti berdoa dan berpuasa, membaca Firman, memuji dan memuliakan Allah. Hal ini akan membalikan situasi yang buruk kembali menjadi baik sesuai dengan kehendak Allah, sehingga apa yang seharusnya dialami oleh setiap orang percaya harus dirasakan secara utuh dalam bentuk pemulihan, yaitu pemulihan dalam kesehatan dan kekuatan, pernikahan dan kesejahteraan dan bahkan pelayanan. Karunia-karunia roh juga dapat kembali berfungsi dengan baik saat orang percaya mengerjakan tindakan rohani karena kuasa Allah akan tersalurkan dengan kuat untuk menghancurkan benteng-benteng pertahanan iblis. (1Samuel 7:13).
Jadi, sama seperti kekuatan bangsa Israel yang tidak mampu mengalahkan kekuatan  bangsa Filistin demikian pula kekuatan manusiawi kita tidak akan dapat mengalahkan kekuatan si jahat. Orang percaya harus mengambil posisi yang tepat saat di saat berhadapan dengan roh jahat, kita seharusnya mengembangkan kekuatan rohani dengan tetap terhubung pada Kristus yang memberikan kekuasaan (otoritas ilahi). Kesadaran ini terbangun karena musuh kita bukanlah darah dan daging melainkan kuasa-kuasa dan penghulu-penghulu di udara yaitu roh-roh jahat yang terus mencoba mengacaukan kehidupan kita. (Ef 6:12).
Dalam peperangan rohani yang membebaskan kita dari belenggu si jahat, Allah menjanjikan senjata yang dilengkapi dengan kuasa-Nya sehingga sanggup meruntuhkan benteng-benteng iblis. (2Kor 10:3-4). Dalam hal demikianlah kita siap menghadapi kehidupan dan masa depan karena kepastian terhadap pembelaan Allah dan kemenangan besar. Kita harus merebut kembali wilayah rohani yang dulu karena ketidaktaatan kita direbut oleh roh jahat sehingga membuat hidup ini menjadi kacau. Allah menghendaki kita bertobat dan kembali melakukan tindakan rohani yang sudah seharusnya kita kerjakan dengan tekun. Di saat kuasa Allah bertindak dalam otoritas ilahi maka wilayah rohani hidup kita akan dapat kita rebut kembali (1Sam 7:14). Kebebasan ini akan memberikan dampak yang luas bagi hidup sekarang sebagaimana pemulihan dalam kesehatan, kesejahteraan, keamanan dan keluarga dialami setiap orang percaya, demikian pula masa depan yang lebih baik optimis dapat kita raih.
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 23 Februari 2014
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  selalu memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.
Janji Allah masih berlaku bagi kita yang mau mengaktifkan tindakan rohani, karena itu kita   harus semakin giat dalam membaca Firman, berdoa dan puasa, memuji dan memuliakan Tuhan serta tetap rajin dalam pertemuan ibadah. Tuhan Yesus memberkati.

Winner Voice
Tindakan rohani yang dikerjakan akan meruntuhkan pertahanan kekuatan iblis.

No comments:

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...