Saturday, July 20, 2013

DIDIKAN ALLAH



Ibrani 12:5-11

Bulan Juli ini kita akan masuk pada tema “TUNDUK PADA DISIPLIN ALLAH”
yang bertujuan supaya kita mendapatkan peningkatan kecerdasan rohani secara permanent. Hal yang pertama harus kita kenali adalah didikan Allah itu sendiri. Coba perhatikan bagaimana kesukaran dan penderitaan yang diizinkan Allah untuk terjadi pada orang-orang percaya, hal ini dapat saja kita juga mengalaminya. Alasan utama mengapa kita dapat mengalaminya adalah karena itu merupakan tanda kita adalah anak Allah. (Ibrani 12:7-8), namun demikian Allah berjanji memberikan dalam kesukaran yang kita hadapi Allah tetap memberikan jaminan kasih dan perhatian- Nya kepada kita. (Ibrani 12:6).
Dalam memberikan didikan-Nya Allah mempunyai dua maksud yaitu: pertama supaya kita akhirnya tidak ikut dihukum bersama dunia dalam kekekalan (1Kor 11:31-32). Yang kedua adalah supaya kita dapat mengambil bagian dalam kekudusan Allah dan tetap hidup di dalam kesucian yang memungkinkan kita dapat mendekati dan melihat Allah (Ibrani 12:10-11,14).
Manfaat dari didikan Allah adalah kita dapat tetap bertahan dalam kesukaran dengan pimpinan Allah sendiri, dengan catatan bahwa kita tetap tunduk pada kehendak Allah dan setia kepada-Nya saja. Dalam hal demikian maka kita tetap hidup sebagai anak-anak Allah yang dikasihi-Nya (Ibrani 12:5-9). Manfaat lain adalah kita dapat mengambil bagian dalam kesucian-Nya dan menuai kebenaran yang membina kehidupan rohani ini untuk tangguh menghadapi setiap cobaan dan tampil penjadi pejuang iman dan menang oleh kuasa Roh Kudus.
Sebenarnya kita juga mempunyai pilihan untuk lain dengan menganggap “enteng” didikan Allah seperti yang banyak dilakukan oleh orang-orang durhaka yang memberontak terhadap Allah dan menempuh jalannya sendiri yang egois dan tidak memperdulikan lingkungan sekitar. Orang-orang durhaka akan murtad dari Allah karena kesukaran dan penderitaan yang dialami serta menempuh jalan yang sesat. (Ibrani 3:12-14).
Sebenarnya di bawah kehendak Allah kesulitan itu mungkin tiba sebagai akibat dari perjuangan rohani melawan iblis (Ef 6:11-18) dan ini ujian agar iman kita semakin kuat (1Pet1:6-7) serta meningkatkan kualitas hasil pekerjaan kita (Mat 7:24-27; 1Kor 3:13-15). Hal lain adalah bagi kita sebagai persiapan untuk menghibur saudara seiman lain (2Kor 1:3-5) dan menyatakan kehidupan Kristus dalam diri kita. (2Kor 4:8-10, 12, 16).
Dalam didikan Allah mungkin saja seringkali kita melihatnya sebagai suatu penderitaan yang harus kita tanggung, tetapi setiap kali kita menghadapi penderitaan yang menyengsarakan kita hendaklah  kita tetap mencari Allah dan selalu melakukan “introspeksi diri” (2Taw 26:5; Maz 3:5; 9:13; 34:18). Langkah selanjutnya adalah dengan mengingat kebenaran Firman Allah kita harus berani menolak dan meninggalkan segala sesuatu yang bertentangan dengan kekudusan-Nya (Maz 60:3-14)
Jemaat Tuhan marilah kita memiliki cara pandang rohani yang baik terhadap kesukaran dan penderitaan yang mungkin saja muncul dalam kehidupan ini. Marilah kita hadapi bersama Tuhan pasti ada jalan keluar. Bahkan kita akan semakin cerdas secara rohani setiap kali kita lulus dalam ujian yang Allah berikan sehingga setiap didikan Allah  dapat di uji dan kita semakin mendapatkan kepercayaan dari pada-Nya.
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 7 Juli 2013
Anak Allah marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” (Semangat, Antusias, Dinamis, Agresif dan Radikal) yaitu selalu memberikan yang terbaik kepada Tuhan.
Karena kita anak Allah maka relakan hati ini supaya menerima didikan Allah yang membuat kita semakin cerdas secara rohani dan siap untuk menghadapi setiap tantangan kehidupan yang membuat kualitas kehidupan rohani kita semakin baik.

Winner Voice
Karena cinta Allah maka kita didik-Nya supaya cerdas mengahapi setiap cobaan hidup.


No comments:

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...