Friday, November 25, 2016

HIDUP YANG PENUH PENGHARAPAN (4)



Bagi Dialah, yang dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang kita doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam kita, (Efesus 3:20).

Jauh Lebih Banyak.

Tidak ada satupun penghalang bagi orang percaya untuk berkomunikasi dengan Allah BAPA yang berkuasa baik di bumi maupun di surga (Ef 3:14-15). Sikap optimis ini menunjukkan bahwa kebergantungan kita kepada Allah BAPA bukanlah formalitas tetapi sudah menjadi bagian dari kehidupan orang percaya.
Orang percaya dapat menyampaikan harapan apapun kepada Allah Bapa di surga dengan berdoa. Doa kita yang penting pertama-tama adalah untuk mendapatkan kekuatan dan peneguhan Roh Allah (Ef 3:16-17). Kehadiran Roh Allah / Roh Kudus dalam hidup seseorang tidak hanya bukti kepastian atas keselamatan, tetapi juga memberikan kesanggupan dan kekuatan untuk menjalani kehidupan sebagai orang Kristen. Selajutnya berdoa supaya memperoleh pemahaman dan pengenalan terhadap kasih Tuhan Yesus Kristus (Ef 3:18). Fakta hidup membuktikan bahwa besar kasih Tuhan Yesus Kristus dan melampaui segala pengetahuan (Yoh 15:13),  karena itu kita harus berusaha memahami betapa lebar, panjang, dalam dan tinggi kasih Beliau.  Kita juga dapat berdoa untuk mengalami kepenuhan Allah, yang ukuran kepenuhan itu  adalah Allah sendiri (Ef 3:19). Standar yang benar dalam hal ini adalah Yesus Kritus sendiri.
Hidup yang penuh pengharapan adalah ketika ALLAH berkenan mendengar seruan doa kita. Pada kenyataannya ALLAH akan melakukan bagi kita bukan saja lebih dari apa yang kita minta di dalam doa, tetapi bahkan juga melebihi apa yang dapat kita pikirkan. Janji ini tergantung dan ditentukan oleh tingkat kehadiran, kuasa, dan kasih karunia Roh Kudus yang bekerja di dalam hidup kita (Ef 1:19; 3:16-19; Yes 65:24; Yoh 15:7; Fil 2:13). Dapat juga di katakan bahwa ALLAH akan melakukan lebih banyak dari pada yang dapat kita doakan.
Rahasia doa yang terjawab ialah tetap tinggal di dalam Kristus. Dengan tetap tinggal dalam Kristus maka kita dapat berharap kepada-NYA. Makin dekat kita hidup dengan Kristus melalui merenungkan dan mempelajari Alkitab, makin selaras doa-doa kita dengan sifat dan ajaran Kristus, sehingga doa kita akan lebih efektif.
Orang yang tinggal di dalam Kristus mengakibatkan Kristus diam di dalam kita terus-menerus (Yoh 15:4) sehingga orang percaya dapat berbuah banyak (Yoh 15:5).  Sebagaimana Kristus ada dalam diri orang percaya membuat doa dalam jalur keberhasilan,  (Yoh 15:7) dan mendapatkan sukacita penuh di dalam Tuhan (Yoh 15:11). Sebaliknya dampak dari kegagalan untuk tetap tinggal di dalam Tuhan Yesus Kristus adalah ketidakmampuan untuk berbuah (Yoh 15:4-5) dan dibuang dari Kristus dan mengalami kebinasaan (Yoh 15:2,6).
Dalam hal pengharapan orang percaya atas keselamatan ada prinsip dasar yang menentukan; yaitu bahwa orang percaya  harus memiliki hubungan yang bersifat dinamis dan progresif berdasarkan keputusan atau pengalaman di masa lalu dimana TUHAN YESUS hidup dalam diri kita. (Kol 3:4; 1Yoh 5:11-13).  Hal ini timbul ketika seseorang memiliki kerinduan yang terus menerus untuk semakin dekat dan melekat kepada TUHAN YESUS Kristus.
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 23  Oktober 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Doa adalah jawaban dalam setiap pengharapan oleh sebab itu marilah kita lebih tekun dan giat dalam berdoa kepada Tuhan Yesus.

Winner Voice
ALLAH akan melakukan lebih banyak dari pada yang dapat kita doakan.

Pengakuan Iman

Aku Percaya bahwa ALLAH  dapat melakukan jauh lebih banyak dari pada yang aku doakan atau pikirkan, seperti yang ternyata dari kuasa yang bekerja di dalam diriku. Amin.

No comments:

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...