Friday, November 16, 2012

MENGINSAFKAN DUNIA


(Yohanes 16:7-8)

Bagi kita orang Kristen pada Perjanjian Baru sebenarnya Penghibur yang adalah ROH KUDUS bagian terpenting bukan pada kebesaran dan kuasa-Nya, tetapi adalah bagian “Ke-Kudusan-NYA”. (Kis 1:8). Kekudusan_NYA yang dapat termanifestasi dalam tabiat kehidupan kita sehingga hidup kita dapat menghasilkan buah roh yang tetap dan matang, itulah yang paling penting. (Roma 1:4; Gal 5:22-26).
Kekudusan tidak dapat berkompromi dengan dosa, karena itu menjadi peran utama Sang Penghibur adalah menginsafkan dunia dari belenggu dosa. Menginsafkan (Yun : elencho) berarti menyingkapkan, membuktikan ketidakbenaran dan menyakinkan.
Roh Kudus yaitu Sang Penghibur segera menyatakan dosa dan ketidakpercayaan agar muncul kesadaran akan kesalahan dan perlunya pengampunan dosa. Roh Kudus akan menginsafkan orang berdosa atas kengerian akibat dosa yaitu hukuman kekal di api neraka. Hal ini akan menghasilkan pertobatan sejati, karena orang berdosa harus memilih apakah tetap dengan dosanya atau berbalik kepada kebenaran, dan mengakui Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat (Kis 2:37-38).
Roh Kudus, Sang Penghibur akan memberitahukan kebenaran sejati yaitu bahwa YESUS adalah Anak Allah yang benar, telah bangkait dari orang mati, telah bangkit dari antara orang mati, dimuliakan naik ke Sorga dan sekarang segala kuasa dalam tangan-NYA, pemilik segala yang ada. Roh Kudus menginsafkan orang percaya akan kebenaran Allah dalam Yesus Kristus, yaitu memberitahukan bahwa dosa sudah tidak lagi berkuasa dan diberikan-NYA kuasa kepada kita untuk mengalahkan dunia. (Kis 3:12-16; 7:51-60; 17:31; 1Pet 3:18). Sang Penghibur menginsafkan kita tentang kekalahan iblis di atas kayu salib (Yoh 12:31; 16:11). Adanya penghakiman atas dunia (Rom 1:18-32) dan penghakiman umat manusia di masa depan (Mat 16:27; Kis 17:31; 24:25; Rom 14:10; 1Kor 6:2; 2Kor 5:10; Yud 14).
Sang Penghibur yaitu ROH KUDUS berkarya dengan menginsafkan orang akan dosa, kebenaran dan penghakiman akan dinyatakan para setiap orang percaya yang dibabtis dengan ROH KUDUS dan orang yang percaya sungguh-sungguh akan dipenuhi oleh ROH KUDUS. Hal ini akan tampak pada perubahan tabiat orang percaya; yaitu mereka akan bersaksi pada dunia tanpa takut untuk bertobat dari perbuatan jahatnya (Yoh 7:7; 15:18; Mat 4:17). Orang berdosa yang bertobat harus mengubah tabiatnya yang lama menjadi pribadi dengan tabiat hidup yang benar . (Mat 11:7; Luas 3:1-20). Akhirnya bagi yang benar-benar bertobat pasti mendapatkan pengampunan yang sempurna dari TUHAN YESUS KRISTUS.
Sekarang bagi kita orang percaya dan khususnya pempimpin Kristen harus berani menyingkap dosa di depan umum dan menuntut pertobatan serta diberlakukannya kebenaran. Inilah bukti pernyataan kehadiran ALLAH di gereja dapat dikenali yaitu menyingkapkan dosa, menginsafkan dan membuat orang bertobat untuk memperoleh keselamatan dalam TUHAN YESUS KRISTUS. (1Kor 14:24-25). Amin
Tuhan Yesus Memberkati.

No comments:

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...