Friday, February 10, 2017

ALLAH TELAH MEMBERIKAN KEMENANGAN (4)



TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Ia bergirang karena engkau dengan sukacita, Ia membaharui engkau dalam kasih-Nya, Ia bersorak-sorak karena engkau dengan sorak-sorai,(Zefanya 3:17)

Kepahlawanan Tuhan 

Pernyataan Alkitab sunguh luar biasa; “TUHAN Allahmu ada di antaramu sebagai pahlawan yang memberi kemenangan”. Orang Kristen harus bersyukur karena ada kepastian dalam pribadi ALLAH yang memberikan kemenangan dengan cara ajaib, seperti pahlawan yang menyelamatkan di saat kita sudah tidak mampu dan tidak sanggup lagi untuk bertahan terhadap segala tekanan kehidupan dunia ini. (Kel 15:3)
Seperti ketika bangsa Israel terkurung di tepi laut teberau dan terdesak oleh kedatangan pasukan Mesir di sisi yang lain. Hal ini membuat situasi yang sangat sulit karena pasukan Mesir yang marah dan dendam karena kematian anak-anak sulung mereka yang mati karena tulah dan mereka mengejar dan ingin membinasakan bangsa Israel. (Kej 14)
Bangsa Israel tidak memiliki kemampuan untuk melawan, mereka tidak terlatih baik untuk berperang dan tidak memiliki senjata untuk mempertahankan diri, itu sebabnya mereka ketakutan dan putus asa dengan keadaan itu. (Kej 14:11). Tetapi Musa menenangkan hati mereka supaya tidak menjadi takut karena ALLAH akan memberikan kemenangan yang besar. (Kel 14:13-14). Dan Allah membuat laju pasukan mesir terhenti oleh tiang awan (Kel 14:19-20) dan Allah membelah laut Teberau supaya bangsa Israel dapat menyeberang. Setelah bangsa Israel berada di seberang dan pasukkan Mesir menyusul dan berada di tengah laut maka menutuplah air itu sehingga membuat semua pasukkan Mesir mati tenggelam. (Kel 14:23-31). Bangsa Israel mendapatkan kemenangan yang luar biasa karena kepahlawanan ALLAH yang menolong, menyelamatkan dan memberi kemenangan.
Begitu juga Zefanya, yang namanya berarti "Tuhan menyembunyikan," adalah putra dari buyut Raja Hizkia yang bernubuat selama masa pemerintahaan Yosia (639-609 SM), penguasa saleh yang terakhir di Yehuda (Zef 1:1). Bangsa itu sedang terjerat dalam kekerasan dan penyembahan berhala, dan dengan menghina mengabaikan Tuhan. Zefanya bernubuat pada masa pemerintahan Yosia, raja Yehuda (640-609 SM). Firman di sampaikan untuk mendorong raja untuk meminta rakyatnya membaharui ketaatan kepada Allah dan hukum-Nya dan menghindarkan diri dari celaka yang besar (Zef 1:14-18).
Sekarang kita juga tahu bahwa tidak ada satupun orang di dunia ini yang kedapatan benar di hadapan Tuhan (Pengk 7:20) dan “upah dosa ialah maut” (Rm 6:23; Gal 3:10). Situasi manusia sangat sulit dan mustahil untuk mendapatkan  hidup kekal di Sorga yang mulia. Tetapi Allah ingin menyelamatkan manusia dari hukuman kekal karena dosa dan tidak menjadi binasa (Yoh 3:17,36). Kepahlawanan ALLAH adalah di saat memberikan Anak-NYA yang tunggal Yesus Kristus berkorban menebus dosa di atas kayu salib. Dan orang yang percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru selamat pasti di selamatkan (Yoh 3:16).
Keselamatan yang di berikan membuat kita sangat bersukacita. Sukacita di dalam hati bukan tanggapan alami tetapi bersifat adikodrati sebagai akibat dari tindakan penebusan Allah di dalam hidup kita. Suukacita yang besar karena: kita telah diampuni dan tidak akan dihukum lagi karena dosa-dosa kita (Zef 3:15), musuh kita sudah dikalahkan, yaitu kita dibebaskan dari perbudakan kepada Iblis dan dosa (Zef 3:15), Allah beserta kita, memberi kita persekutuan, kasih karunia dan pertolongan-Nya sepanjang hidup kita (Zef 3:15-17; Ibr 4:16), dan kita adalah sasaran kasih dan perkenan Allah yang besar (Zef 3:17). Sukacita kita akan mencapai puncaknya pada hari itu bila Allah menyatakan sepenuh kemuliaan dan kebesaran-Nya di bumi (Yes 35:1-10).
Tuhan Yesus memberkati kita.

Pesan Pastoral : 28 Januari 2016
Marilah menjadi pribadi yang “sadar rohani” dan memberikanlah yang terbaik bagi ALLAH. Marilah kita lebih giat melayani Tuhan karena besar kasih – NYA kepada kita.. Amin  

Winner Voice
Orang yang memahami kemenangan dari ALLAH akan bersukacita dengan sorak - sorai.

Pengakuan Iman
TUHAN Allahku ada di antaraku sebagai pahlawan yang memberi kemenangan. Tuhan  bergirang karena aku dengan sukacita,Tuhan membaharui aku dalam kasih-Nya, Tuhan bersorak-sorak karena aku dengan sorak-sorai . Amin (Zefanya 3:17)

ALLAH TELAH MEMBERIKAN KEMENANGAN (3)



sebab TUHAN, Allahmu, Dialah yang berjalan menyertai kamu untuk berperang bagimu melawan musuhmu, dengan maksud memberikan kemenangan kepadamu.
(Ulangan 20:4)

Allah Bermaksud Memberi Kemenangan 

Kitab Ulangan pasal 20 ini berkaitan dengan hukum perang, yang ditetapkan ALLAH pada saat bangsa Israel harus berhadapan bangsa-bangsa sepanjang perjalanan dari Mesir menuju tanah Kanaan. Hal ini diartikan sebagai perang suci untuk merebut kembali tanah perjanjian dan disebabkan adanya perlawanan dari musuh sehingga perang tidak dapat di hindari lagi. Dan sekalipun situasi bangsa Israel pada waktu itu lemah dan musuh lebih kuat dan berjumlah jauh lebih banyak tetapi karena Tuhan ALLAH bermaksud memberikan kemenangan maka bangsa Israel tidak terkalahkan (Ul 20:4).
Hal penting dalam hukum perang bangsa Israel ini adalah seorang Imam harus tampil lebih dulu kedepan dan memberikan motivasi rohani agar  jangan lemah hati, jangan takut, jangan gentar dan jangan gemetar menghadapi besarnya musuh (Ul 20:3), dan memberitahukan bahwa “ALLAH senantiasa menyertai” dan “bermaksud untuk memberikan kemenangan”.
Dalam banyak peperangan yang di lakukan oleh bangsa Israel ada perang pada masa Raja Yosafat melawan bangsa Moab dan Amon bersama-sama sepasukan orang Meunim (2Taw 20:1-30). Ketika disampaikan kabar betapa banyaknya pasukkan yang akan menyerang maka ketakutanan Raya Yosafat, dan pada saat itu juga Raja Yosafat mengambil keputusan untuk mencari TUHAN dan menyerukan seluruh bangsa Yehuda untuk berdoa dan berpuasa. (2Taw 20:3).
Keputusan yang baik ini langsung dijawab ALLAH dari tempat kudus-NYA (Maz 20:7), dan ROH KUDUS memakai seorang Lewi (keturunan Imam) untuk memberitahukan supaya bangsa Yehuda (sebagian kecil dari bangsa Israel) untuk tidak takut dan menjadi terkejut (“jangan stress”) bila melihat banyaknya pasukkan musuh, bahwa ALLAH akan menyertai dan memberikan kemenangan yang luar biasa. (2Taw 20:17). Setelah didengar pesan TUHAN ini maka Yosafat dan seluruh orang Yehuda dan penduduk Yerusalem sujud menyembah TUHAN. Mereka menyanyikan lagu pujian kepada ALLAH dengan suara yang nyaring. (2Taw 20:18-19). Dan benar ALLAH memberikan kemenangan yang luar biasa dan ajaib pada raja Yosafat (2Taw 20:22-30).
Pada masa sekarang ini orang Kristen juga harus menyadari adanya peperangan melawan kuasa dunia, roh-roh jahat ini (Ef  6:12) yang senantiasa terus menarik manusia pada dosa dan di arahkan pada kehancuran kehidupan yang benar dihadapan Tuhan. Saatnya bagi kita untuk melawan kuasa dunia ini, yang pertama dapat kita kerjakan adalah dengan datang kepada TUHAN YESUS dan biarlah bersama pada hamba TUHAN (Imam) untuk berdoa dan berpuasa.
Kita harus membangkitkan iman percaya bahwa Roh yang di dalam kita lebih besar dari roh dunia ini (1Yoh 4:4) dan oleh kuasa ROH KUDUS kita akan memenangkan peperangan ini. Selanjutnya patutlah kita memuji TUHAN YESUS dan dengan suara yang nyaring. Orang Kristen yang menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus akan memperoleh kemenangan yang gilang gemilang. Mari kita nyanyikan nyanyian syukur bagi TUHAN, bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya!"  Amin (2Taw 20:20-21)
Tuhan Yesus memberkati kita.

Pesan Pastoral : 15 Januari 2016
Marilah menjadi pribadi yang “sadar rohani” dan memberikanlah yang terbaik bagi ALLAH. Marilah kita dengan berani menghadapi dunia yang sesat untuk hidup dalam kebenaran seperti yang diperintahkan TUHAN, dan janji TUHAN Yesus akan menyertai perjalanan hidup ini untuk memberikan kemenangan yang luar biasa bagi kita. Amin   

Winner Voice
Orang-orang yang akan menyanyi nyanyian untuk TUHAN dan memuji TUHAN dalam pakaian kudus yang semarak akan mendapatkan kemenangan yang gilang gemilang.

Pengakuan Iman
TUHAN, Allahku yang berjalan menyertai ku akan berperang bagiku melawan musuhku, dengan maksud memberikan kemenangan kepadaku. Amin.
(Ulangan 20:4)

ALLAH TELAH MEMBERIKAN KEMENANGAN (2)



“Sebab bagi Allah tidak ada yang mustahil."
(Lukas 1:37)

Mujizat Bagi Kita 

Pada jaman akhir ALLAH akan mengadakan mujizat-mujizat di langit dan di bumi. Suatu peristiwa yang luar biasa akan terjadi sebelum hari TUHAN yang hebat dan dasyat itu. Setiap manusia harus berjaga-jaga dan terus berdoa memohon belas kasih ALLAH atas hidupnya, dan bahwa ALLAH akan memberitahukan kepada orang percaya atas peristiwa yang menyertai masa akhir jaman di mana TUHAN YESUS akan datang kembali yang kedua  (Yoel 2:30-31).
Allah akan mencurahkan ROH KUDUS keatas semua orang  dari semua golongan usia baik anak-anak, muda-mudi maupun yang sudah lanjut usia demikian juga atas semua orang dari berbagai macam derajat hidup. Semua orang percaya akan mendapatkan pernyataan TUHAN baik dengan bernubuat, melalui mimpi atau pengelihatan, semuanya itu untuk memberitahukan apa yang akan terjadi atau yang seharusnya terjadi di akhir jaman ini (Yoel 2:28). Secara khusus bagi orang yang berseru kepada nama Tuhan (nama TUHAN YESUS KRISTUS demikianlah ALLAH kita kenal) akan di selamatkan karena termasuk dari orang-orang yang terlepas (Yoel 2:32).
Orang Kristen adalah orang yang mengenal nama TUHAN- NYA, dan bagi kita ada mujizat untuk menghadapi semua fenomena akhir jaman. Oleh sebab itu tidak ada alasan untuk kita tidak percaya dengan adanya mujizat ALLAH. Kita dapat melihat betapa banyak mujizat ALLAH yang terdapat dalam ALKITAB sebagai bentuk menyertaan ALLAH kepada umat-NYA. Kita harus percaya dan melakukan kehendak ALLAH meskipun hal itu tidak masuk akal, hal ini sebagai bagian dari bayar harga atas keimanan kita. Dan akhirnya bila kita mendapatkan pernyataan ALLAH dalam bentuk mujizat yang dialami, janganlah kemudian  kita mejadi tinggi hati, karena semua yang kita alami adalah merupakan kasih karunia ALLAH semata.
Pernyataan mujizat ALLAH pertama – tama dapat berupa mujizat berkat. (Yoh 21:1-14) Sering kali kita merasa telah berusaha dengan keras untuk mendapatkan penghasilan yang besar. Dengan segala upaya dan kemampuan yang di miliki terus berusaha tetapi tidak ada hasil yang memuaskan dan cenderun mengalami kemunduran bahkan sampai bangkrut. Tetapi saat kita menaruh harapan kepada mujizat ALLAH dalam nama Tuhan Yesus maka apa yang kelihatan mustahil Tuhan dalam membalikkan keadaan menjadi hidup dalam berkat berkelimpahan, suatu berkat yang besar (berkualitas) dan banyak (kuantitas). Bahkan mujizat berkat yang Tuhan beri tidak akan merusakkan tempat kita berusaha.
Pernyataan mujizat ALLAH dapat berupa juga mujizat tuaian (Gal 6:7-10). Setiap taburan tidak akan menjadi sia-sia bila kita menabur dengan kuasa ALLAH. Karena itu marilah kita menabur yang baik dan menabur dengan benar.  Jangan sesat! Allah tidak membiarkan diri-Nya dipermainkan. Karena apa yang ditabur orang, itu juga yang akan dituainya.  Demikian juga saat kita menaruh persembahan kepada ALLAH baiklah itu dilakukan dengan hati yang benar demi kemuliaan ALLAH Bapa (Amsal 3:9-10).
Akhirnya, pernyataan mujizat ALLAH juga terjadi dalam kerohanian. Prioritas pencarian orang Kristen adalah kerajaan ALLAH dan kebenaran-NYA dan berkat jasmani sebenarnya adalah bonus kehidupan dari ALLAH (Mat 6:33). Mujizat rohani akan membuat orang percaya merasakan kasih Tuhan yang selalu baru setiap hari (Rat 3:22-23) dan Tuhan senantiasa akan menjawab dan mengabulkan doa-doa kita. (1Yoh 3:22). Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 15 Januari 2016
Marilah menjadi pribadi yang “sadar rohani” dan memberikanlah yang terbaik bagi ALLAH. Marilah kita meraih mujizat ALLAH dengan takut akan Tuhan, hidup menurut jalan Allah dengan segenap hati menuruti perintah ALLAH. Mengasihi Tuhan Yesus dengan sungguh-sungguh dengan beribadah dan berdoa hanya kepada TUHAN YESUS saja.  

Winner Voice
Hidup berkemenangan adalah hidup bijaksana, adil dan beribadah kepada Tuhan Yesus.

Pengakuan Iman
Aku bersyukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada ku kemenangan oleh Tuhan Yesus Kristus. Karena itu, aku mau berdiri teguh, tidak goyah, dan semakin giat selalu dalam pekerjaan Tuhan! Karena aku tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahku tidak sia-sia. Amin  (1Korintus 15:57-58)

ALLAH TELAH MEMBERIKAN KEMENANGAN (1)



Tetapi syukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada kita kemenangan oleh Yesus Kristus, Tuhan kita. Karena itu, saudara-saudaraku yang kekasih, berdirilah teguh, jangan goyah, dan giatlah selalu dalam pekerjaan Tuhan! Sebab kamu tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahmu tidak sia-sia. (1Korintus 15:57-58)

Orang Yang Di urapi ALLAH

Halleluya, Puji Tuhan Yesus yang telah memberikan kemenangan kepada setiap orang yang percaya kepada-Nya. Kita patut bersyukur kepada ALLAH setiap waktu menyadari bahwa kita tidak akan dikuasai oleh dosa lagi karena sudah tidak berada di bawah hukum Taurat, tetapi di bawah kasih karunia (Rm 6:14). Tuhan Yesus Kristus telah menebus kita dari kutuk hukum Taurat dan sekarang kita hidup dalam kemerdekaan (Gal 3:13) untuk memegang kemenangan Kristus. Oleh sebab itu marilah kita berdiri teguh, jangan goyah dan semakin giat terus dalam pekerjaan Tuhan. Sebab kita tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payah kita tidak sia-sia.
Demikianlah ALLAH memberikan kemenangan kepada orang yang di urapi-Nya, (Ibraninya: masyiyah: Yunaninya: Kristos) yang pada dasarnya pertolongan terjamin bagi orang urapan Tuhan (Maz 18:50). Allah menjawab seruan orang yang di urapi dari Sorga-NYA yang kudus dan memberikan kemenangan bahkan kemenangan yang luar biasa (Maz 20:6). Oleh sebab Tuhan Yesus telah mengasihi kita, maka hidup kita ini lebih dari pada orang-orang yang menang (Rm 8:37), karena ;
a.       TUHAN menjawab pada waktu kesesakan.
b.      Allah membentengi hidup kita / memberikan perlindungan yang kuat. 
c.       Allah mengirimkan bantuan NYA dan “disokong” (support) hidup kita.
d.      Allah mengingat yang menyukai apapun yang telah kita persembahkan.
e.       Allah memberikan apa yang kita kehendaki
f.       Allah membuat berhasil apa yang kita rencanakan (Maz 20:1-6)
Sebuah janji ALLAH yang luar biasa karena itu patutlah kita bersyukur kepada ALLAH yang dalam Kristus selalu membawa kita di jalan kemenangan-Nya (2Kor 2:14). Tuhan Yesus telah mengalahkan dunia bagi kita, sehingga tidak layak bila kita hidup dalam keduniawian seperti percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala (Kol 3:5). Marilah kita menguatkan hati untuk menolak dosa sekalipun hal ini berarti harus menyangkal diri dan menanggung derita penganiayaan (Yoh 16:33).
Saat kita menyatu dengan Tuhan Yesus maka kita dapat merasakan damai sejahtera Allah yang melampaui segala akal. Allah akan mendidik kita supaya kita meninggalkan kefasikan dan keinginan-keinginan duniawi dan supaya kita hidup bijaksana, adil dan beribadah di dalam dunia sekarang ini (Tit 2:12). Dengan jalan kemenangan Kristus telah menganugerahkan kepada kita janji-janji yang berharga dan yang sangat besar, supaya olehnya kita boleh mengambil bagian dalam kodrat ilahi, dan luput dari hawa nafsu duniawi yang membinasakan dunia. Kita akan bertumbuh dalam kasih karunia dan dalam pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita, Yesus Kristus. Bagi Tuhan Yesus Kristus kemuliaan, sekarang dan sampai selama-lamanya. Amin
Tuhan Yesus memberkati kita.

Pesan Pastoral : 1 Januari 2016
Marilah menjadi pribadi yang “sadar rohani” dan memberikanlah yang terbaik bagi ALLAH. Menyadari betapa Tuhan Yesus mengasihi kita, maka selayaknya di memberikan respon positif dengan menjauhkan diri dari perilaku duniawi yang dapat menjerat kita pada dosa.

Winner Voice
Hidup berkemenangan adalah hidup bijaksana, adil dan beribadah kepada Tuhan Yesus.

Pengakuan Iman
Aku bersyukur kepada Allah, yang telah memberikan kepada ku kemenangan oleh Tuhan Yesus Kristus. Karena itu, aku mau berdiri teguh, tidak goyah, dan semakin giat selalu dalam pekerjaan Tuhan! Karena aku tahu, bahwa dalam persekutuan dengan Tuhan jerih payahku tidak sia-sia. Amin  (1Korintus 15:57-58)

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...