Saturday, August 13, 2016

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (5)



Jawab Tuhan: "Jadi, siapakah pengurus rumah yang setia dan bijaksana yang akan diangkat oleh tuannya menjadi kepala atas semua hambanya untuk memberikan makanan kepada mereka pada waktunya? Lukas 12:42

HAMBA YANG SETIA DAN BIJAKSANA. 

TUHAN Yesus memakai perumpamaan dalam kitab Lukas 12:35-48 (Bdn Mat 24:43-51) untuk menggambarkan dua cara hidup yang mungkin bagi para murid-Nya atau orang – orang percaya pada masa sekarang ini mengambil sikap atas “ketidakhadiran-Nya” dan janji kedatangan-Nya.
Setiap orang memiliki pilihan sikap di mana mereka bisa setia dan taat, selalu berjaga-jaga dan siap secara rohani untuk kedatangan Tuhan pada tiap saat, dan mereka akan menerima berkat (Luk 12:37-38). Orang dapat juga bersikap acuh tak acuh dan berpikiran duniawi, percaya bahwa Tuhan akan menangguhkan kedatangan-Nya, tidak lagi melawan dosa dan meninggalkan jalan kesetiaan; kemudian mereka akan menerima hukuman Allah dan mewarisi kehinaan yang kekal dan kebinasaan pada saat kedatangan-Nya (Luk 12:45-46).  
Sikap menolak bahwa Kristus dapat datang setiap saat untuk menghakimi murid yang lalai dan acuh tak acuh menghilangkan kekuatan dari nasihat Kristus untuk bertekun dalam iman mengingat kedatangan-Nya yang tak terduga (Luk 12:35,37-38,40). Justru karena tidak ada kesempatan lagi untuk bertobat ketika TUHAN YESUS datang kembali, maka kedatangan-Nya begitu berbahaya bagi orang percaya yang murtad. Dengan kata lain, kedatangan Kristus itu seperti kematian; peristiwa itu sangat menentukan dan dapat terjadi kapan saja
Tuhan Yesus memperingatkan agar murid-murid-Nya selalu siap sedia, hal ini harus dipandang sebagai petunjuk kepada kedatangan-Nya dari sorga untuk mengambil orang kudus zaman gereja dari dunia, inilah yang disebut dengan “pengangkatan” gereja.  Tuhan Yesus tegas menyatakan bahwa kedatangan-Nya untuk menjemput orang kudus sebelum masa kesengsaraan besar akan terjadi pada saat yang tak terduga dan tanpa diberitahu dahulu. Tuhan Yesus juga menyatakan bahwa bukan saja mereka "tidak tahu" saatnya, tetapi bahwa Beliau akan datang "pada saat yang tidak kamu duga" (Mat 24:44). Hal ini dengan jelas menunjuk pada unsur kejutan, keheranan, dan ketakterdugaan bagi orang percaya dalam kedatangan Kristus ini.
Marilah kita bijaksana menyikapi akan hal ini, artinya mari gunakan selalu akal budi kita yang didasarkan pada pengalaman dan pengetahuan khususnya berkaitan dengan kebenaran Firman ALLAH. Mari kita dengan arif, mempertajam pikiran, pandai-pandai dan hati-hati (cermat dan teliti) melihat seluruh situasi jaman ini dan segera mengambil sikap yang tepat, agar tidak menjadi sebuah kekecewaan besar bila masanya tiba yaitu kedatangan TUHAN YESUS (Mat 11:6; Luk 7:23)
Kedua ambil sikap untuk tetap setia yang didasarkan pada kasih kita kepada ALLAH. Setia artinya berpegang teguh pada janji dimana kita akan tetap patuh dan taat pada ALLAH bagaimanapun berat tugas yg harus dijalankan. Kita akan tetap memenuhi janji kita sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia ALLAH. Kita akan teguh hati, setia, loyal, patuh untuk berbakti hanya kepada TUHAN YESUS KRISTUS.
Sebagai pengurus rumah ALLAH atau pekerjaan yang ALLAH percayakan kepada kita baiklah kita tetap setia dan bijaksana menyingkapi perkembangan jaman akhir ini dan terus berdoa dengan pengharapan akan kehadiran TUHAN YESUS yang kedua kali.
Tuhan Yesus memberkati kita

Pesan Pastoral : 24Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Hati kita harus bersyukur sebagai orang Kristen yang dengan secara nyata di tetapkan sebagai pengurus atas kasih karunia ALLAH terlebih yang akan menjadi pengadil kita adalah TUHAN YESUS sendiri, Beliaulah yang akan datang lagi dan membawa kita kepada kemuliaan yang kekal, marilah kita lebih setia lagi dan lebih tekun sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia ALLAH itu.

Winner Voice
Diakhir jaman ini ALLAH mencari pengurus rumah-NYA yang setia dan bijaksana, apakah kita termasuk didalamnya ???

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku akan terus berusaha menjadi pengurus kasih karunia ALLAH yang baik dengan tetap setia kepada TUHAN YESUS dan hidup dengan bijaksana agar dapat memberikan makanan rohani kepada orang-orang yang lapar akan kebenaran.
(Lukas 12:42)

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (3)



  "Beginilah firman TUHAN semesta alam: Apabila engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan melakukan tugas yang Kuberikan kepadamu, maka engkau akan memerintah rumah-Ku dan mengurus pelataran-Ku, dan Aku akan mengizinkan engkau masuk ke antara mereka yang berdiri melayani di sini”. (Zakharia 3:7). 

Keimaman Orang Percaya

Firman TUHAN kepada Yosua sangat mendorong dia untuk ikut Tuhan dan memenuhi syarat-syarat-Nya; apabila hal ini dilakukan Yosua, dia akan memimpin di Bait Suci, mengurus semua pelataran Allah di bumi, dan berhak menghampiri ruang takhta Allah di sorga, tempat malaikat melayani. Firman TUHAN semesta alam oleh Yosua tidak lagi mewakili bangsa Yahudi saja, tetapi Allah juga berbicara tentang keimaman seluruh dunia sepanjang masa.(Zak 3:8).
Demikian juga seperti Imam Zadok yang tetap setia kepada Allah ketika orang Lewi yang lain telah meninggalkan jalan Allah (1Raj 1:1-53). Karena kesetiaannya ini, Zadok dan keturunannya memperoleh hak istimewa untuk melayani Tuhan di Bait Suci di masa depan. Kehormatan ini menunjukkan bahwa tingkat kesetiaan kepada Allah selama kehidupan kita di dunia akan menentukan tempat kita di dalam kerajaan kekal Allah. (Yeh 44:15-16).
Dan setiap orang percaya harus menyadari bahwa ALLAH telah membentuk suatu kerajaan para imam (1Pet 2:9), dimana kepemimpinan rohani ada dalam setiap pribadi orang percaya sehingga selayaknya kita harus menjadi teladan kehidupan yang memancarkan Pribadi Iman Besar Agung kita TUHAN YESUS KRISTUS. (Ibr 4:14; Yoh 13:15; 1Tes 3:7).
Fungsi iman di seluruh dunia adalah sebagai utusan ALLAH yang memelihara pengetahuan dan akan mengajarkan kebenaran sehingga orang banyak dapat berbalik dari kesalahannya. (Zak 2:6-7). Bila kita juga melakukan tugas kewajiban sebagai pemimpin rohani dengan tidak menyimpang dari kebenaran, maka kita juga dengan leluasa dapat memasuki ruang sorga melalui doa.
Bagaimanakah dapat menjadi pengurus yang baik dari kasih karunia ALLAH dalam peran sebagai imam ALLAH sekaligus sebagai teladan kehidupan bagi orang yang dipimpinnya ?
Pertama adalah hidup menurut jalan yang ditunjukkan ALLAH.Kita harus tetap setia berpegang pada perintah dan yang takut hanya kepada ALLAH (Ul 8:6; 10:12; 11:12; 19:9).  Kedua, adalah bahwa seorang imam akan melakukan tugas kewajibannya dengan antusias dan tidak menyimpang dari kebenaran. (2Tim 4:5; 18:30; 22:9; Pkh 12:13; Bil 3:7; 9:19; Ul 11:1; 1Raj 2:3; Yeh 48:11).
Orang Kristen yang hidup menurut jalan kebenaran dan melakukan tugas yang diberikan Allah sebagai kewajiban hidup akan ditetapkan sebagai umat-NYA yang kudus (Ul 28:9), hidupnyapasti diberkati, dia akan bertambah banyak dimanapun saja (Ul 30:16), panjang umur (1 Raj 3:14), memiliki keluarga yang teguh / kuat (1 Raj  11:38) dan berbahagia (Mzm 128:1)
ALLAH akan memberikan kepercayaan yang luar biasa yaitumemerintah rumah-Ku dan mengurus pelataran-Ku(Ul 17:8-11). Sekalipun dulu berdosa tetapi mau kembali melayani Tuhan dengan setia maka ALLAH akan menerima dan tetap menyertai kita dalam keadaan yang sukar dan menyediakan penghormatan yang luar biasa (Yer 15-19-21; Za 6:15).
TUHAN YESUS MEMBERKATI KITA
 
Pesan Pastoral : 24Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Marilah kita mengerjakan tugas yang di berikan ALLAH dengan tetap berjalan dalam kebenaran NYA, sekalipun kita harus tinggal dalam dunia yang tidak benar.
 
Winner Voice
Kita adalah pemimpin rohani di manapun TUHAN menempatkan kita.

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku bersedia untuk hidup menurut jalan yang ditentukan ALLAH dan aku bersedia melakukan tugas yang diberikan ALLAH dengan setia dan bertanggungjawab. Aku bersedia melayani Tuhan dengan mengurus pelataran rumah ALLAH dengan baik.  (Zakharia 3:7).

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (3)



Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu; tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya. (Galatia 4:1-2)

PERWALIAN DAN PENGAWASAN  

Di masa Perjanjian Lama, Salah satu cara utama untuk mengungkapkan kasih kepada Allah (Ul 6:5) ialah mempedulikan kesejahteraan rohani anak-anak dan berusaha menuntun mereka kepada hubungan yang setia dengan Allah dan biasanya ada orang-tua rohani yang ditunjuk untuk mengawasi pembinaan anak-anak tersebut(Ul 6:7).Pengawasan semacam ini dilaksanakan dengan pendidikan di rumah atau menyerahkan anak-anak kepada guru yang rohani. Alkitab dengan jelas mengajar bahwa orang-tua harus berusaha sebaik-baiknya supaya anak-anakmereka menerima pendidikan yang kudus dan sesuai dengan Kristus danterlindung dari filsafat yang menyesatkan dan prinsip-prinsip yang tidakAlkitabiah dari dunia.
Di masa Perjanjian Baru, semua orang tua harus tetap memperhatikan pembinaan rohani anak-anak (Mzm 103:13). Perwalian dan pengawasan rohani harus berpusat di rumah, dan melibatkan ayah dan ibu atau orang tua. Pengajaran untuk mengabdi kepada Allah di dalam rumah tangga wajib dilakukan; hal itu adalah perintah langsung dari Tuhan (Ul 6:7-9; Ul 21:18; Kel 20:12; Im 20:9; Ams 1:8; 6:20; 2Tim 1:5). Orang-tua harus mengajar anak-anak untuk takut akan Tuhan, berjalan pada jalan-Nya, mengasihi dan menghargai Beliau, serta melayani Beliau dengan segenap hati dan jiwa (Ul 10:12; Ef 6:4).
Orang Kristen sekarang harus lebih tekun memberikan kepada anak-anaknya pendidikan yang berpusatkan Allah di mana segala sesuatu dihubungkan dengan Allah dan jalan-jalan-Nya (Ul 4:9; 11:19; 32:46; Kej 18:19; Kel 10:2; 12:26-27; 13:14-16; Yes 38:19).Kewajiban yang penting dari para orang-tua (Yun: pater; jamak,pateres, dapat berarti "ayah-ayah" atau "ayah dan ibu") ialah memberikan kepada anak mereka ajaran dan teguran yang termasuk perwalian Kristen. Orang-tua harus menjadi teladan dalam kehidupan dan perilaku Kristen, serta lebih mempedulikan keselamatan anak mereka daripada pekerjaan, profesi, pelayanan mereka di gereja atau kedudukan sosial mereka (Mzm 127:3).
Inti perwalian dan pengawasan orang Kristen ialah supaya hati bapa harus berpaling kepada hati anaknya agar dapat membawa hati anak itu kepada hati TUHAN YESUS KRISTUS, sehingga anak yang merupakan karunia ALLAH dapat diurus dengan baik. Dalam membesarkan anak-anak mereka, orang-tua hendaknya jangan menunjukkan sikap pilih kasih, harus memberi dorongan dan juga teguran, hanya menghukum perbuatan salah yang dilakukan dengan sengaja, dan mengabdikan kehidupan mereka dalam kasih kepada anak-anak mereka dengan hati yang penuh belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran (Kol 3:12- 14,21).
Orang Kristen dewasa adalah wali dan pengawas orang percaya yang belum dewasa rohani sehingga anak-anak rohani ini dapat menuju kepada kedewasaan rohaninya.  (Kis 20:17; 1Tim 3:2-5; 1Pet 2:25). Demikianlah kita dapat menjadi pengurus yang baik dari kasih karunia ALLAH dengan menjadi wali dan pengawas dari seluruh kawanan domba ALLAH. Tuhan Yesus memberkati kita.

Pesan Pastoral : 17 Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Marilah kita mengejar kedewasaan rohani sehingga dapat layak di sebutkan ahli waris kerajaan Sorga dan mulai melakukan perwalian dan pengawasan kepada yang belum dewasa rohani.

Winner Voice
Kita yang dewasa hendaknya membina yang belum dewasa secara rohani untuk mendapatkan umat yang berkenan kepada ALLAH.

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku mau tetap dalam perwalian dan pengawasan sampai waktunya aku menjadi dewasa secara rohani dan selajutnya aku bersedia untuk menjadi wali rohani dan ikut mengawasi kawanan domba ALLAH agar tetap taat dan setia kepada TUHAN YESUS sehingga layak untuk menjadi ahli waris kerajaan Sorga. Amin. (Galatia 4:1-2)

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (2)



Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. (Roma 12:6)

Berbeda Karunia Menurut Kasih Karunia.

Rasul Paulus memberikan catatan indah dalam kitab Roma ini yaitu apa yang disebutkan karunia-karunia dari kasih karunia (Yun: charismata). Arti karunia adalah dapat berupa keinginan atau kecenderungan batiniah ataupun kesanggupan (Fil 2:13) yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang-orang dalam jemaat untuk membangun umat Allah dan mengungkapkan kasih Allah kepada orang lain. Paulus juga menulis tentang karunia-karunia Roh Kudus yang dianugerahkan kepada orang percaya sebagai tubuh Kristus. Karunia ini adalah bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan dan pelayanan jemaat. Allah berkehendak agar karunia ini akan terus bekerja sampai Tuhan Yesus Kristus datang kembali yang kedua kali (1Kor 12:1-14:40).
Allah tentu memiliki maksud dalam memberi karunia rohani ini kepada orang percaya, setidaknya ada empat maksud ALLAH yaitu :
Pertama, untuk menyatakan kasih karunia dan kuasa ALLAH (Power and Grace). Dalam hal ini peran Roh Kudus mendorong orang percaya menunjukkan kasihnya dalam pertemuan umum, rumah, keluarga, dan kehidupan pribadi (1Kor 12:4-7; 14:25; Rm 15:18-19; Ef 4:8).
Kedua, karunia yang dari ALLAH dimaksudkan untuk menolong sesama manusia supaya pemberitaan Injil menjadi lebih efektif dan dengan peran ROH KDUUS maka akanmemberikan peneguhan adikodrati (mujizat) kepada pemberitaan Injil tersebut ( Mrk 16:15-20;Kis 14:8-18; 16:16-18; 19:11-20; 28:1-10).
Ketiga, Karunia yang diberikan ALLAH kepada kita adalah untuk memenuhi kebutuhan secara pribadi (1Kor 14:4)dan umat manusia semuanya. Lebih kusus karunia ini juga untuk menguatkan dan membangunkerohanian jemaat (1Kor 12:7,14-30; 14:3,12,26) yaitu, untuk menyempurnakan orang percaya dalam "kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nuraniyang murni dan dari iman yang tulus ikhlas" (1Tim 1:5; 1Kor 13:1-13).
Keempat,karunia ALLAH sangat berguna untuk berperang dengan efektif dalam peperangan rohani melawan Iblisdan kuasa-kuasa kejahatan (Yes 61:1; Kis 8:5-7; 26:18; Ef 6:11-12), kita dapat melihat ayat-ayat yang berkenaan dengan karunia rohani sepertiRom 12:3-8; 1Kor 1:7; 12:1-14:40; Ef 4:4-16; 1Pet 4:10-11.
Setiap orang percaya mempunyai sekurangnya satu karunia rohani (1Kor 12:11; 1Pet 4:10), tetapi walaupun hanya satu karunia saja kita tetap harus mempertanggungjawabkannya dengan melakukan pekerjaan pelayanan sesuai dengan karunia yang diberikan ALLAH. Nilai karunia yang diberikan ALLAH tetaplah besar sekalipun hanya satu saja, tetapi bila kita mau memberi fokus perhatian pada karunia tersebut maka ALLAH akan menambahkan lagi karunia yang lain sesuai dengan kasih karunia-NYA. (Mat 25:21, 23)
Setiap karunia ALLAH adalah pada dasarnya satu saja dan semua saling melengkapi (1Kor 12:1-14:40)yang penting adalah mengerjakannya sesuai dengan iman kita (1Ko 12:3).

Pesan Pastoral : 10 Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Setiap orang percaya pasti punya karunia rohani, yaitu kemampuan yang diberikan ALLAH supaya kita dapat melayani Dia. Marilah kita lakukan karya keselamatan bagi kemuliaan nama TUHAN YESUS Kristus.

Winner Voice
Karunia bukan untuk di sembunyikan tetapi untuk di gunakan supaya nama Tuhan dimuliakan.

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku mempunyai karunia yang diberikan sebagai anugerah menurut kasih karunia ALLAH: aku mau mencari dan menemukan dan menggunakan karunia itu untuk menolong sesama manusia bagi kemuliaan nama TUHAN YESUS KRISTUS.Amin (Roma 12:6)

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...