Saturday, August 13, 2016

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (3)



Yang dimaksud ialah: selama seorang ahli waris belum akil balig, sedikitpun ia tidak berbeda dengan seorang hamba, sungguhpun ia adalah tuan dari segala sesuatu; tetapi ia berada di bawah perwalian dan pengawasan sampai pada saat yang telah ditentukan oleh bapanya. (Galatia 4:1-2)

PERWALIAN DAN PENGAWASAN  

Di masa Perjanjian Lama, Salah satu cara utama untuk mengungkapkan kasih kepada Allah (Ul 6:5) ialah mempedulikan kesejahteraan rohani anak-anak dan berusaha menuntun mereka kepada hubungan yang setia dengan Allah dan biasanya ada orang-tua rohani yang ditunjuk untuk mengawasi pembinaan anak-anak tersebut(Ul 6:7).Pengawasan semacam ini dilaksanakan dengan pendidikan di rumah atau menyerahkan anak-anak kepada guru yang rohani. Alkitab dengan jelas mengajar bahwa orang-tua harus berusaha sebaik-baiknya supaya anak-anakmereka menerima pendidikan yang kudus dan sesuai dengan Kristus danterlindung dari filsafat yang menyesatkan dan prinsip-prinsip yang tidakAlkitabiah dari dunia.
Di masa Perjanjian Baru, semua orang tua harus tetap memperhatikan pembinaan rohani anak-anak (Mzm 103:13). Perwalian dan pengawasan rohani harus berpusat di rumah, dan melibatkan ayah dan ibu atau orang tua. Pengajaran untuk mengabdi kepada Allah di dalam rumah tangga wajib dilakukan; hal itu adalah perintah langsung dari Tuhan (Ul 6:7-9; Ul 21:18; Kel 20:12; Im 20:9; Ams 1:8; 6:20; 2Tim 1:5). Orang-tua harus mengajar anak-anak untuk takut akan Tuhan, berjalan pada jalan-Nya, mengasihi dan menghargai Beliau, serta melayani Beliau dengan segenap hati dan jiwa (Ul 10:12; Ef 6:4).
Orang Kristen sekarang harus lebih tekun memberikan kepada anak-anaknya pendidikan yang berpusatkan Allah di mana segala sesuatu dihubungkan dengan Allah dan jalan-jalan-Nya (Ul 4:9; 11:19; 32:46; Kej 18:19; Kel 10:2; 12:26-27; 13:14-16; Yes 38:19).Kewajiban yang penting dari para orang-tua (Yun: pater; jamak,pateres, dapat berarti "ayah-ayah" atau "ayah dan ibu") ialah memberikan kepada anak mereka ajaran dan teguran yang termasuk perwalian Kristen. Orang-tua harus menjadi teladan dalam kehidupan dan perilaku Kristen, serta lebih mempedulikan keselamatan anak mereka daripada pekerjaan, profesi, pelayanan mereka di gereja atau kedudukan sosial mereka (Mzm 127:3).
Inti perwalian dan pengawasan orang Kristen ialah supaya hati bapa harus berpaling kepada hati anaknya agar dapat membawa hati anak itu kepada hati TUHAN YESUS KRISTUS, sehingga anak yang merupakan karunia ALLAH dapat diurus dengan baik. Dalam membesarkan anak-anak mereka, orang-tua hendaknya jangan menunjukkan sikap pilih kasih, harus memberi dorongan dan juga teguran, hanya menghukum perbuatan salah yang dilakukan dengan sengaja, dan mengabdikan kehidupan mereka dalam kasih kepada anak-anak mereka dengan hati yang penuh belas kasihan, kemurahan, kerendahan hati, kelemahlembutan, dan kesabaran (Kol 3:12- 14,21).
Orang Kristen dewasa adalah wali dan pengawas orang percaya yang belum dewasa rohani sehingga anak-anak rohani ini dapat menuju kepada kedewasaan rohaninya.  (Kis 20:17; 1Tim 3:2-5; 1Pet 2:25). Demikianlah kita dapat menjadi pengurus yang baik dari kasih karunia ALLAH dengan menjadi wali dan pengawas dari seluruh kawanan domba ALLAH. Tuhan Yesus memberkati kita.

Pesan Pastoral : 17 Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Marilah kita mengejar kedewasaan rohani sehingga dapat layak di sebutkan ahli waris kerajaan Sorga dan mulai melakukan perwalian dan pengawasan kepada yang belum dewasa rohani.

Winner Voice
Kita yang dewasa hendaknya membina yang belum dewasa secara rohani untuk mendapatkan umat yang berkenan kepada ALLAH.

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku mau tetap dalam perwalian dan pengawasan sampai waktunya aku menjadi dewasa secara rohani dan selajutnya aku bersedia untuk menjadi wali rohani dan ikut mengawasi kawanan domba ALLAH agar tetap taat dan setia kepada TUHAN YESUS sehingga layak untuk menjadi ahli waris kerajaan Sorga. Amin. (Galatia 4:1-2)

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH (2)



Demikianlah kita mempunyai karunia yang berlain-lainan menurut kasih karunia yang dianugerahkan kepada kita: Jika karunia itu adalah untuk bernubuat baiklah kita melakukannya sesuai dengan iman kita. (Roma 12:6)

Berbeda Karunia Menurut Kasih Karunia.

Rasul Paulus memberikan catatan indah dalam kitab Roma ini yaitu apa yang disebutkan karunia-karunia dari kasih karunia (Yun: charismata). Arti karunia adalah dapat berupa keinginan atau kecenderungan batiniah ataupun kesanggupan (Fil 2:13) yang diberikan oleh Roh Kudus kepada orang-orang dalam jemaat untuk membangun umat Allah dan mengungkapkan kasih Allah kepada orang lain. Paulus juga menulis tentang karunia-karunia Roh Kudus yang dianugerahkan kepada orang percaya sebagai tubuh Kristus. Karunia ini adalah bagian yang tak dapat dipisahkan dari kehidupan dan pelayanan jemaat. Allah berkehendak agar karunia ini akan terus bekerja sampai Tuhan Yesus Kristus datang kembali yang kedua kali (1Kor 12:1-14:40).
Allah tentu memiliki maksud dalam memberi karunia rohani ini kepada orang percaya, setidaknya ada empat maksud ALLAH yaitu :
Pertama, untuk menyatakan kasih karunia dan kuasa ALLAH (Power and Grace). Dalam hal ini peran Roh Kudus mendorong orang percaya menunjukkan kasihnya dalam pertemuan umum, rumah, keluarga, dan kehidupan pribadi (1Kor 12:4-7; 14:25; Rm 15:18-19; Ef 4:8).
Kedua, karunia yang dari ALLAH dimaksudkan untuk menolong sesama manusia supaya pemberitaan Injil menjadi lebih efektif dan dengan peran ROH KDUUS maka akanmemberikan peneguhan adikodrati (mujizat) kepada pemberitaan Injil tersebut ( Mrk 16:15-20;Kis 14:8-18; 16:16-18; 19:11-20; 28:1-10).
Ketiga, Karunia yang diberikan ALLAH kepada kita adalah untuk memenuhi kebutuhan secara pribadi (1Kor 14:4)dan umat manusia semuanya. Lebih kusus karunia ini juga untuk menguatkan dan membangunkerohanian jemaat (1Kor 12:7,14-30; 14:3,12,26) yaitu, untuk menyempurnakan orang percaya dalam "kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nuraniyang murni dan dari iman yang tulus ikhlas" (1Tim 1:5; 1Kor 13:1-13).
Keempat,karunia ALLAH sangat berguna untuk berperang dengan efektif dalam peperangan rohani melawan Iblisdan kuasa-kuasa kejahatan (Yes 61:1; Kis 8:5-7; 26:18; Ef 6:11-12), kita dapat melihat ayat-ayat yang berkenaan dengan karunia rohani sepertiRom 12:3-8; 1Kor 1:7; 12:1-14:40; Ef 4:4-16; 1Pet 4:10-11.
Setiap orang percaya mempunyai sekurangnya satu karunia rohani (1Kor 12:11; 1Pet 4:10), tetapi walaupun hanya satu karunia saja kita tetap harus mempertanggungjawabkannya dengan melakukan pekerjaan pelayanan sesuai dengan karunia yang diberikan ALLAH. Nilai karunia yang diberikan ALLAH tetaplah besar sekalipun hanya satu saja, tetapi bila kita mau memberi fokus perhatian pada karunia tersebut maka ALLAH akan menambahkan lagi karunia yang lain sesuai dengan kasih karunia-NYA. (Mat 25:21, 23)
Setiap karunia ALLAH adalah pada dasarnya satu saja dan semua saling melengkapi (1Kor 12:1-14:40)yang penting adalah mengerjakannya sesuai dengan iman kita (1Ko 12:3).

Pesan Pastoral : 10 Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Setiap orang percaya pasti punya karunia rohani, yaitu kemampuan yang diberikan ALLAH supaya kita dapat melayani Dia. Marilah kita lakukan karya keselamatan bagi kemuliaan nama TUHAN YESUS Kristus.

Winner Voice
Karunia bukan untuk di sembunyikan tetapi untuk di gunakan supaya nama Tuhan dimuliakan.

Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Aku mempunyai karunia yang diberikan sebagai anugerah menurut kasih karunia ALLAH: aku mau mencari dan menemukan dan menggunakan karunia itu untuk menolong sesama manusia bagi kemuliaan nama TUHAN YESUS KRISTUS.Amin (Roma 12:6)

PENGURUS YANG BAIK DARI KASIH KARUNIA ALLAH



Layanilah seorang akan yang lain, sesuai dengan karunia yang telah diperoleh tiap-tiap orang sebagai pengurus yang baik dari kasih karunia Allah. Jika ada orang yang berbicara, baiklah ia berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah; jika ada orang yang melayani, baiklah ia melakukannya dengan kekuatan yang dianugerahkan Allah, supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu karena Yesus Kristus. Ialah yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1Petrus 4:10-11)

KOMITMEN ORANG KRISTEN

Orang Kristen harus memiliki sudut pandang yang sama dalam hal kehidupan ini yaitu kedatangan TUHAN YESUS KRISTUS yang kedua kali dan harus menyadari bahwa waktunya sudah sangat dekat, jadi akhir dari dunia ini sudah sangatlah dekat (Ibr 10:25; Yak 5:8-9; 1Yoh 2:18). Oleh karena itu kita harus memiliki komitmen yang kuat untuk menyenangkan hati ALLAH dengan melayani Beliau, maka tidaklah cukup bagi kita hanya menjadi jemaat biasa saja tetapi harus meningkatkan kualitas rohani menuju kepada kesempurnaan Kristus (Ef 4:13,15; Fil 3:12; 1Tes 5:23).
Komitmen untuk melayani ALLAH ini dapat kita mulai dengan giat berdoa kepada Allah setiap hari (Kis 10:9; Kis 12:5; Kol 4:2; Kol 4:12). Orang Kristen adalah orang yang bertekun dalam banyak doa. Kita harus menyadari bahwa kerajaan Allah tidak dapat terwujud dengan kuasa penuh hanya karena doa beberapa menit sehari (Kis 1:14; 2:42; 3:1; 6:4; Ef 6:18; Kol 4:2).
Alkitab mendorong orang Kristen untuk bertekun dengan setia dalam doa (Rom 12:12; Kol 4:2).Kita dimana saja harus selalu berdoa dengan kuasa (1Tim 2:8; Luk 18:1; Yak 5:16), tetap berdoa (1Tes 5:17) dan berdoa setiap waktu untuk berbagai permohonan (Ef 6:18). Semua nasihat ini menunjukkan bahwa tidak mungkin ada kuasa Kerajaan Allah dalam peperangan terhadap dosa, Iblis dan dunia, atau kemenangan dalam usaha untuk memenangkan yang hilang tanpa banyak berdoa setiap hari.
Memuji dan menyembah TUHAN ALLAH setiap hari juga merupakan komitmen yang harus  dilakukan oleh orang Kristen  (Maz 145:2; 1Pet 4:11); dan tidak ada satu haripun yang boleh berlalu tanpa memuji dan bersyukur kepada Allah karena semua berkat dan karunia yang kita dapat. ALLAH adalah Pencipta, Penebus, dan Pemelihara kita sudah sepatutnya kita memuji dan menyembah Beliau (Mzm 34:2).
Selanjutnya dengan menggunakan karunia rohani orang Kristen harus melayani sesama orang percaya(1Pet 4:10), bersaksi tentang Kristus dan melayani Allah dengan kuasa Roh Kudus (1Pet 4:11; Kis 1:5-8). Orang Kristen juga mau memberi tumpangan dan bersikap ramah terhadap mereka yang membutuhkan bantuan (1Pet 4:9) dan sungguh-sungguh dari hati untuk saling mengasihi (1Pet 4:8; 1:22; Mat 22:37-39; 1Tes 4:9-10; 2Pet 1:7).Ini juga merupakan komitmen orang Kristen terhadap Tuhan YESUS.
Akhirnya Orang Kristen akan berkomitmen tetap setia kepada Kristus sekalipun di tengah-tengah pencobaan (1Pet 4:12-19). Sebenarnya orang Kristen yang sungguh-sungguh berserah kepada Kristus dengan iman yang kokoh dan setia, yang hidup oleh Roh dan mengasihi kebenaran Injil, akan mengalami kesulitan dan penderitaan. Sebenarnya, penderitaan karena kebenaran adalah bukti kesungguhan pengabdian kepada Kristus (Mat 5:10-12; Kis 14:22; Rom 8:17-18; 2Tim 2:12). Karena alasan ini, persoalan dalam hidup kita mungkin menjadi tanda bahwa kita menyenangkan Allah dan setia kepada-Nya. Penderitaan sering kali menyertai peperangan iman kita saat melawan dosa, dunia yang fasik dan Iblis (1Pet 1:6-9; Ef 6:12). Melalui pencobaan yang menyakitkan, Allah mengizinkan kita mengambil bagian dalam penderitaan-Nya dan membentukkualitaskarakter yang diinginkan-Nya (Rom 5:3-5; 2Kor 1:3-7; Yak 1:2-4). Sekalipun demikian saat harus menderita dan tetap setia kepada Kristus, kita akan dipandang berbahagia karena "Roh kemuliaan, yaitu Roh Allah ada dalam diri kita. 
TUHAN YESUS Memberkati

Pesan Pastoral : 3 Juli 2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Tidaklah cukup kita hanya sekedar beribadah setiap minggu sebagai jemaat biasa saja, kita harus meningkatkan diri menjadi seorang pengurus atau pengelola yang baik dari kasih karunia ALLAH. Tuhan Yesus memberkati.

Winner Voice
Kesediaan kita melayani ALLAH dengan tulus akan membentuk karakter Kristus yang siap dalam setiap situasi.


Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

Sesuai dengan karunia yang telah ku dapatkan, aku bersedia menjadi pengurus yang baik dari kasih karunia Allah yaitu dengan melayani seorang akan yang lain. Aku akan berbicara sebagai orang yang menyampaikan firman Allah supaya Allah dimuliakan dalam segala sesuatu, KarenaTUHAN Yesus Kristus yang empunya kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya! Amin. (1Petrus 4:10-11)

LEBIH BERBAHAGIA MEMBERI DARI PADA MENERIMA (4)



Aku tahu Engkau menguji hati setiap orang dan Engkau menyukai orang yang murni hatinya. Dengan tulus ikhlas dan senang hati kupersembahkan semuanya ini kepada-Mu. Aku telah menyaksikan bagaimana umat-Mu yang berkumpul di sini membawa persembahan mereka kepada-Mu dengan senang hati.
(1Tawarikh 29:17)

PEMBERIAN UMAT KRISTEN


Belajar dari umat Kristen di Makedonia (2Kor 8:1-7), bahwa dalam memberi persembahan harus memberi dengan kerelaan hati (ayat 1,3). Didasari oleh kemurahan hati walaupun dalam kemiskinan (ayat 2), dan yang terutama sekali kita yang telah menyerahkan diri (ayat 5).Tuhan tidak melihat banyaknya atau besarnya jumlah yang kita berikan, melainkan kesucian hati,kasih dan kepatuhan kepadaNya: yaitu hati yang hancur dan merendah diri dihadapan ALLAH saja (Mzm 51:18-19).Dalam hal ini orang Farisi ditegur karena memiliki sikap hati yang salah (Mat 23:23) sedangkan Maria dan Janda yang miskin justru mendapat pujian (Luk 21:1-4; Yoh 12:1-7).
Bagi orang Kristen jaman sekarang yang telah mempersembahkan seluruh hidupnya kepada Tuhan, soal pemberian tidak menjadi masalah lagi (Rom 12:1; 2Kor 8:9; 9:7).
Perpuluhan dan Korban Syukur
Perpuluhan telah diajarkan sebelum Taurat yaitu saat Abraham membayar seperpuluhan dari harta bendanya kepada Mekisedek (Kej 14:20), dalam hal ini merupakan bayangan dari Tuhan Yesus Kristus (Ibr 7:1-7). Perjajian Yakub kepada Tuhan (Kej 28:22). Kita adalah anak-anak Rohani Abraham; sebab itu kita wajib mengembalikan perpuluhan ( Gal 3:6-7).
Perpuluhan dan korban syukur pada Perjanjian Lama ditunjukkan ketika umat Israel mempersembahkan Perpuluhan dari hasil tanah, buah-buahan (biji-bijian), binatang-binatang (Im 27:30-33) kemudian Perpuluhan itu akan diserahkan kepada suku Lewi (Bil 18:21-24; Neh 13:12-13), salah satu fungsi dari pada perpuluhan itu adalah untuk orang miskin yang secara khusus di dikumpulkan tiga tahun sekali (Ul 14:28-29)
Perpuluhan dan korban syukur ada Perjanjian Baru atau masaanugerah, diajarkan dan diperintahkan juga oleh Yesus (Mat 23:23; Luk 21:1-4; 6:38). Perpuluhan dan korban syukur juga diajarkan dan dilaksanakan oleh jemaat mula (Kis 2:44-45; 4:32-35; 1Kor 16:2; 2Kor 8:1-5). Prinsip dasar pengajaraa perpuluhan adalah 10% (10/100) dari penghasilan kita yang serahkan sebagai ketaatan, dan sedangkan korban syukur diberikan menurut kerelaan hati.
Berkat bagi umat Kristen yang tahu memberi maka Tuhan Yesus pasti memberkati secara jasmani dan rohani yaitu kepada mereka yang memberi dengan murah hati, dalam ketaatan dan kerelaan hati. (Ams 3:9-10; 11:24-26; Mal 3:10; Luk 3:38; Kis 20:35; 2Kor 9:6-9).
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 26Juni2016
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan. Marilah kita membangun sikap diri yang benar dalam pemberian kepada TUHAN, bukan karena kita pemberian yang besar tetapi didasarkan pada ketaatan dan kerelaan yang semua bermula dari kekudusan hati kita. Tuhan Yesus memberkati.

Winner Voice
Wujudkan ketaatan kita kepada Tuhan dengan Perpuluhan, yang menyatakan hati kita lebih condong pada Tuhan dari pada harta benda.


Pengakuan Iman (dengan mengangkat tangan kanan)

ALLAH, ENGKAULAH yang menguji hatiku, dan kiranya menyukai kemurnian hatiku yang dengan tulus ikhlas dan senang hati mempersembahkan persembahan yang terbaik kepadaMU. Amin  (1Tawarikh 29:17)

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...