Friday, July 4, 2014

ROH KUDUS PENGACARA KITA




Yohanes 14:16-17

Pernahkah kita mengalami persoalan hukum? Pada kebanyakan orang yang pertama kali berhadapan persoalan hukum akan mengalami kebingungan karena tidak paham dengan apa yang seharusnya dilakukan untuk terbebas dari masalah. Bayangan kebanyakan orang yang mempunyai masalah hukum akan cemas dan kuatir sehingga dapat membuat dirinya menjadi stress berat karena bayangan atas hukuman penjara yang mungkin saja harus dijalani.
Setiap orang yang menghadapi permasalahan hukum sangat berharap untuk mendapatkan pertolongan dari orang yang paham tentang hukum. Tidak heran maka peran pengacara menjadi penting bagi orang yang mengalami masalah hukum sekalipun harus membayar mahal jasanya. Dan sekarang banyak Lembaga Bantuan Hukum didirikan untuk menolong orang-orang yang bermasalah secara hukum, dan keberadaan lembaga semacam ini dapat menjadi angin segar yang membangkitkan semangat.
Dalam hal rohani apakah kita pahami bahwa setiap orang pasti memiliki masalah hukum dengan Tuhan Yang Maha Kuasa ?  Sejujurnya setiap orang sudah berdosa dan melanggar hukum Taurat yang telah ditetapkan oleh Allah untuk berlaku sepanjang jaman ? dan bahwa oleh karena dosa maka seharusnya kita dihukum dalam pembuangan di api neraka ?.
Puji syukur kepada Tuhan Yesus Kristus karena kasih-Nya yang besar memberikan ROH KUDUS dalam kehidupan setiap orang percaya. Roh Kuduslah yang memiliki peran besar dalam menolong kita mengatasi persoalan hukum Taurat. Roh Kudus adalah pengacara kita (Yun: Parakletos). Roh Kudus adalah pribadi yang senantiasa menyertai kita untuk menanggani kasus dan urusan. Istilah Parakletos ini juga dipakai untuk Tuhan Yesus (1Yoh 2:1) oleh karena itu  Tuhan Yesus juga merupakan penolong dan jurusyafaat kita di sorga (Ibr 7:25), sedangkan ROH KUDUS berperan yang sama di dunia di dalam diri setiap orang percaya. (Rom 8:9, 26; 1Kor 3:16; 6:19; 2Kor 6:16; 2 Tim 1:14).
Saat ini juga kita memiliki Tuhan Yesus yang berada di Sorga dan ROH KUDUS (penolong) di dalam kita sebagai pengacara yang menangani urusan dan kasus kita. Roh Kudus akan berperan sama seperti Tuhan Yesus mendampingi murid-murid-Nya :
1.      Menolong dan menguatkan kita (Mat 14:30-31)
2.      Mengajar kita untuk hidup dalam kebenaran (Yoh 14:26)
3.      Menghibur dalam situasi sulit (Yoh 14:18)
4.      Berdoa syafaat bagi kita (Rom 8:26-27)
5.      Menjadi sahabat yang bersedia membantu kepentingan kita (Yoh 14:17)
6.      Tinggal bersama selamanya.
Roh Kudus adalah Roh Kebenaran (Yoh 15:26; 16:13; 1Yoh 4:6; 5:6) karena Roh Kristus yang adalah kebenaran itu sendiri. Dengan demikian ROH KUDUS akan bersaksi tentang kebenaran (Yoh 18:37), menerangkan kebenaran dan menyingkapkan yang tidak benar (Yoh 16:8) dan menuntung orang percaya kepada seluruh kebenaran (Yoh 16:13). Bila ada orang mengorbankan kebenaran dengan alasan apapun pada dasarnya telah menyangkal ROH KUDUS. Bila gereja meninggalkan kebenaran pada prinsipnya telah meninggalkan Tuhan Yesus Kristus. ROH Kudus tidak akan menjadi PENOLONG bagi orang-orang yang tidak serius terhadap iman dan tidak memiliki komitment terhadap kebenaran. ROH KUDUS hanya mendatangi kita yang bersedia menyembah ALLAH dalam ROH dan Kebenaran. (Yoh 4:24).
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 15 Juni 2014
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Jemaat Tuhan marilah kita mengejar kebenaran dalam Alkitab karena demikianlah kita mendapatkan pertolongan Roh KUDUS dalam hidup yang penuh permasalahan ini. Tuhan Yesus memberkati.
Winner Voice
Roh Kudus memastikan hidup kita terbebas dari hukum yang membelenggu.

ADA ROH ALLAH ADA KEMERDEKAAN




2 Korintus 3:17-18

Roh Tuhan  adalah Tuhan sendiri , ada Roh Tuhan ada kemerdekaan. Roh Tuhan adalah perwujudan akhir dari Allah Tritunggal, yang mulai menampakkan otoritasnya secara penuh setelah Tuhan Yesus menyelesaikan semua proses yang harus dilalui-Nya. Demikianlah Tuhan Yesus harus dilahirkan, tersalibkan, wafat dan bangkit dari kematian dan semua itu adalah juga bagian dari peran aktif Roh Kudus yang memberikan kehidupan. (1Kor 15:45)
Tuhan Yesus Kristus kembali ke Sorga untuk menyediakan tempat bagi orang percaya, saat ini Roh Kudus bertugas memastikan kehidupan yang merdeka dari belenggu hukum taurat kepada setiap kita yang mengaku Yesus Kristus adalah Tuhan dan Jurus Selamat ( Gal 5:1-5). Demikianlah seharusnya kita hidup yaitu merdeka dari segala selubung hukum Taurat yang mengikat.
Seseorang yang menjauh dan berpaling dari Tuhan maka ada selubung dalam hatinya, sebaliknya seseorang yang mengejar hadirat Allah selubung hati itu diangkat sehingga dengan mudah seseorang mengalami hubungan intim dengan Tuhan. Ada banyak yang tidak dapat kita pahami dalam hukum Allah, sampai Allah menyingkapkan rahasia-Nya, hal ini juga terjadi bila selubung hati manusia di singkapkan sampai manusia dapat melihat dengan mata hatinya terhadap kebenaran. Karena Tuhan adalah Roh, maka begitu hati berpaling kepada-Nya, selubung hati kita segera diambil dan hati kita dibebaskan untuk melihat kebenaran.
Tuhan Yesus Kristus adalah Roh yang memenuhi dan menghidupkan perjanjian baru. Demikianlah Roh itu adalah identik dengan ROH KUDUS, yang artinya juga sama dengan Roh Kristus. (Rom 8:9-11; Yoh 14:16,18). Beginilah kita akan menerima kemerdekaan yaitu bila kita menerima ROH KUDUS dalam hati kita. Disaat ROH KUDUS berdiam dalam diri kita maka yang terjadi adalah :
1.      Disaat ROH KUDUS berdiam dalam diri kita, hal ini akan memancarkan kemuliaan ALLAH, dimana Tuhan ingin semua orang dapat melihat ALLAH di dalam diri setiap orang percaya yang dipenuhi ROH KUDUS.
2.      Disaat ROH KUDUS berdiam dalam diri kita, maka segala yang telah di selesaikan oleh Tuhan Yesus hal itu juga berlaku bagi kita, dimana kita hidup, mati dan dibangkitkan di dalam-Nya.
3.      Disaat ROH KUDUS berdiam dalam diri kita, membuat kita bersatu dengan-NYA dan diubah menjadi serupa dengan gambaran TUHAN dari kemuliaan kepada kemuliaan yang lebih besar lagi.
Kemerdekaan yang dialami oleh orang percaya di sebabkan oleh peran aktif ROH KUDUS. Sungguh kita perlu ROH KUDUS terlebih di saat “kenikmatan” dunia semakin membelenggu hati kita untuk terikat padanya. Hati kita harus dibebaskan untuk melihat kebenaran, sehingga  kita dapat bebas untuk memilih dengan hati nurani yang bersih. ROH KUDUS akan menolong kita untuk tetap memilih kebenaran dan tinggal dalam kekudusan.
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 8 Juni 2014
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Jemaat kita harus pastikan bahwa ROH KUDUS benar-benar berdiam dalam diri kita agar kita memiliki kebebasan hati. ROH KUDUS menyingkapkan selubung yang membuat kita memandang jelas kebenaran.
Winner Voice
ROH KUDUS memastikan kita hidup dalam kemerdekaan yang membuat kita memilih hidup kudus.

ROH ALLAH MEMERDEKAKAN KITA




2  Korintus 3:17-18

Allah Bapa memberikan kemerdekaan kepada setiap orang percaya melalui Tuhan Yesus Kristus (Gal 5:1), yaitu kebebasan dari hukuman dan perbudakan dosa (2Kor 3:7-9; Rom 6:6,14; 8:2; Ef 4:22-24; Kol 3:9-10), serta semua kuasa iblis. (Kis 26:18; Kol 1:13; 1Pet 5:8). Kemerdekaan yang diperoleh orang percaya sebenarnya dimulai saat terjadi penyatuan dengan Tuhan Yesus Kristus dan menerima Roh Kudus. (Kis 4:12;  Ef 1:7). Orang yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus dibebaskan dari perhambaan rohani yang dipelihara melalui ROH ALLAH yang berdiam dalam diri secara terus menerus dan melalui ketaatan terhadap bimbingan-NYA (ROH KUDUS) (Rom 8:1; Gal 5:18; Yoh 15:1-11).
Kemerdekaan yang diberikan melalui Tuhan Yesus Kristus bukanlah kemerdekaan agar orang percaya melalukan apa saja yang mereka ingin lakukan (1Kor 10:23-24), tetapi untuk melakukan apa yang seharusnya dilakukan agar memperoleh kekudusan. (Rom 6:18-23). Kemerdekaan rohani yang diperoleh tidak dipergunakan untuk menutupi kejahatan atau untuk membenarkan diri sendiri terhadap pertikaian atau pertengkaran (Yak 4:1-2; 1Pet 2:16-23). Sebaliknya kemerdekaan rohani ini memberi kebebasan kepada orang percaya untuk melayani Allah ( 1Tes 1:9) dan sesama (1Kor 9:19) sesuai dengan kebenaran Firman Tuhan (Roma 6:18).
Sekarang kita menjadi “budak kebenaran” oleh karena ROH KUDUS (Rom 1:1; 1Kor 7:22; Fil 1:1) yang harus hidup bagi Allah oleh kasih karunia Tuhan (Rom 5:21; 6:10-13). Orang Kristen tidak memiliki alasan untuk melakukan kejahatan yang membuatnya harus berdosa lagi. ROH KUDUS akan tetap menjadi penolong  kita untuk hidup sesuai dengan kehendak ALLAH. Hidup yang dipimpin oleh Roh Kudus menghasilkan perubahan dalam diri kita yang menjadikan kita semakin serupa dengan Kristus, (2Kor 4:6; Kol 1:15; Ibr 1:3), kita semakin akrap dengan Allah, penuh kasih , kebenaran dan kuasa melalui doa dan Roh Kudus.
Sekarang sekalipun kita telah terus melakukan perubahan hidup yang lebih sesuai dengan karakter Allah tetapi kita harus terus mengerjakannya karena kita sedang menuju kepada kesempurnaan Kristus. Sekalipun sukar untuk mengerjakannya di sepanjang kehidupan kita tetapi kita harus membangun diri untuk tetap setia dalam kebenaran dengan tetap dalam iman menantikan kedatangan Kristus kembali kedua kali, di saat itulah kita akan berhadapan muka dengan Dia dan akhirnya Kristus sendiri akan menyempurnakan kita. (1Yoh 3:2; Why 22:4)
Beruntung kita tinggal di jaman akhir yang mana kuasa ROH ALLAH sangat luar biasa melanda seluruh dunia. ROH ALLAH memberikan kemerdekaan kepada semua orang untuk mengerjakan tindakan rohani dengan kuasa ALLAH yang luar biasa sehingga mujizat dapat terjadi dimana saja dan oleh siapa saja yang bersedia dipakai oleh Allah. Berbeda dengan apa yang terjadi dengan Musa yang harus menutup wajahnya yang berkilau oleh kemuliaan Allah (Kel 34:29-35) maka pada jaman akhir orang percaya memperoleh keuntungan yang lebih luas yaitu;
1.      Kemerdekaan rohani (dengan muka yang tidak terselubung)
2.      Keakrapan (mencerminkan kemuliaan TUHAN) (bd Kel 33:17-23; 1Yoh 3:1,2)
3.      Kemanjuran (diubah menjadi serupa dengan gambar-Nya)
4.      Kesempurnaan (dalam kemuliaan yang semakin besar) (bd :Yes 66:11,12)
5.      Adi kodrati (datangnya dari Tuhan yang adalah Roh) (2Kor 3:17; Yoh 7:39; 15:26; 16:6-14.)
Demikianlah kita seharusnya menjadi orang percaya yang memiliki kemerdekaan diri sehingga leluasa melayani TUHAN YESUS khusunya di jaman akhir ini.
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 1 Juni 2014
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Kemerdekaan yang kita miliki karena korban Kristus dikayu salib dan bagi kita sudah seharusnya bekerja melayani Tuhan dengan apa yang dapat kita lakukan.
Winner Voice
Semakin kita mendekat kepada Tuhan semakin dibuatnya kita serupa dengan gambar-NYA

JANGAN PERCAYA PADA SETIAP “roh”




1 Yoh 4:1-3

Roh Kudus memberi kehidupan untuk setiap orang percaya tetapi “roh jahat” memberi kematian kepada setiap orang yang mempercayainya juga (Yoh 10:10). Bagi anak Tuhan yang tidak memahami kebenaran Firman Tuhan maka akan mengalami kesulitan untuk membedakan manakah Roh Kudus dan manakah yang roh jahat. Dari kebanyakan orang pada umumnya hanya mampu melihat berdasarkan “fenomena” yang tampak sebagai sesuatu yang luar biasa dan spektakuler sehingga seringkali terpedaya oleh roh jahat.
Situasi ini seringkali sekarang dimanfaatkan oleh orang-orang yang dipakai oleh roh jahat untuk menjebak orang percaya baru tersesat dan semakin menjauh dari Tuhan. Sekalipun yang tampak adalah seperti seorang Kristen sejati dengan berbagai ritual keagamaan sebagai mana ibadah yang tetap dilakukan, tetapi secara roh sebenarnya telah jauh dari kebenaran. Demikianlah guru-guru palsu dan nabi-nabi palsu bekerja untuk menyesatkan banyak orang percaya yang tidak memiliki banyak pengertian tentang kebenaran Firman. Penyesatan semakin kuat terjadi dalam gereja apabila toleransi terhadap ajaran yang tidak Alkitabiah akan  meningkat menjelang akhir zaman. (Mat 24:11; 1Tim 4:1; 2Tim 4:3,4; 2Pet 2:1,2)
Kita diperintahkan untuk menguji roh dari setiap guru, pengkotbah, penulis buku dan para pejabat pendeta.  Kita harus menuntut setiap pekerjaan dan pemberitaan Injil dari seseorang haruslah berasal dari ROH KUDUS. Kita sama sekali tidak boleh menganggap semua pelayanan atau pengalaman rohani sebagai berasal dari Allah, sekalipun ada “nabi” yang menyatakannya demikian. Tidaklah benar kita mempercayai ajaran yang menyatakan bahwa bukti adanya ROH KUDUS dengan melihat keberhasilan, kekayaan, mujizat, dan yang tampak seperti “pengurapan” dan manifestasi roh. (Mat 7:22; 1Kor 14:29; 2Tes 2:8-10; 2Yoh 7; Why 13:3; 16;14; 19:20).
Bagaimanakah  kita dapat menguji roh – roh itu, apakah benar dari ROH KUDUS atau sebaliknya dari “roh jahat” ?;
1.      Semua pengajaran harus diperiksa menurut pernyataan kebenaran Allah dalam Alkitab. (Gal 1:9). Oleh karena itu orang percaya harus memiliki kerinduan untuk disiplin merenungkan kebenaran Alkitab. Ikutilah pendalaman Alkitab yang akan menambah pengertian akan kebenaran secara baik dan sistematis.
2.      Tetap waspada terhadap ajaran orang yang mengatakan telah menerima langsung dari Roh Kudus atau malaikat, baik melalui pernyataan, inspirasi maupun secara mimpi. Tetapi hal ini tidak dapat di konfirmasi kebenarannya berdasarkan Alkitab. Roh pengajaran haruslah diuji apakah pengajaran itu memiliki penekanan yang sama seperti yang tertulis dalam Alkitab dan sesuai dengan ajaran para Rasul dalam Perjanjian Baru.
3.      Kita harus pandai menilai kehidupan, buah apakah yang dihasilkan oleh seseorang akan menjadi tanda yang baik bagaimana ROH KUDUS berperan. Orang yang dikuasai oleh roh jahat akan tampak dari kehidupan sehari-hari yang senantiasa terhubung dengan keduniawian dan dosa. (Gal 5:19- 21; Rom 10:9). Orang yang dipenuhi oleh ROH KUDUS akan senantiasa menghasilkan buah-buah roh yang dapat dinikmati oleh banyak orang. (Gal 5;22-23).
Tuhan Yesus memberkati.

Pesan Pastoral : 25 Mei 2014
Jemaat Tuhan marilah kita melakukan revolusi rohani. Jadilah “SADAR” dengan selalu  memberi diri yang terbaik kepada Tuhan.  Ada banyak penyesatan dalam gereja sehingga membuat rapuh sendi-sendi gereja. Marilah kita meningkatakan kewaspadaan diri dengan merenungkan Firman Allah dan terus berdoa agar kita tidak ikut disesatkan.

Winner Voice
ROH KUDUS memberikan kehidupan yang terpimpin sesuai dengan kebenaran ALKITAB

Hidup Berpadanan Dengan Injil Kristus (2)

                            ( Filipi 1:27-30 ) Nasehat Supaya Tetap Berjuang Paulus sedang dalam penjara saat menulis surat kepada jem...